BENGKULU - Bencana banjir, tanah longsor dan pohon tumbang menerjang 6 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu, pada Selasa 30 Agustus 2022. Bencana tanah longsor dan pohon tumbang terjadi di tiga kabupaten.
Bencana banjir tersebut terdampak pada 5.078 Kepala Keluarga (KK). Rinciannya, di Kota Bengkulu, sebanyak 1.956 KK, Kabupaten Seluma, 795 KK, Mukomuko, 262 KK, Bengkulu Utara, 1.492 KK dan Kabupaten Bengkulu Tengah, sebanyak 573 KK.
Bencana alam di enam daerah ini juga menyebabkan 5 bangunan sekolah, 4 unit bangunan masjid, 5 kantor dan 50 Hektare (Ha), areal persawahan di Kota Bengkulu, terendam banjir.
Lalu, dua unit jembatan di Kabupaten Seluma, mengalami rusak berat dan rusak ringan, dan jalan peninggalan Inggris di Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, putus.
Banjir di enam daerah di Bengkulu ini tersebar di 29 kecamatan, terdapat di lima kabupaten/kota. Sementara tanah longsor tersebar di 12 kecamatan, di tiga kabupaten di wilayah ini.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah mengatakan, banjir di Kota Bengkulu, tersebar di tiga kecamatan, yakni Sungai Serut, Muara Bangkahulu, dan Ratu Agung.
BACA JUGA:Banjir Bengkulu Rendam Ratusan Rumah Warga di 11 Kecamatan
Banjir di Kabupaten Seluma, terdapat di enam kecamatan, seperti di Sukaraja, Seluma, Ilir Talo, Seluma Selatan, Seluma Barat, dan Semidang Alas Maras.
Lalu, di Kabupaten Mukomuko, tersebar di 9 desa terdapat di tiga kecamatan. Yakni, Pondok Kopi, Kecamatan Teras Terunjam, Desa Pulau Makmur, Semundam, Air Buluh, Pulau Baru, dan Pasar Ipuh Kecamatan Ipuh, dan Desa Dusun Pulau, Talang Rio, dan Desa Air Rami, Kecamatan Air Rami.
Kemudian, banjir di Kabupaten Bengkulu Utara, terdapat di 10 kecamatan, Air Besi 407 KK, Kota Argamakmur 26 KK, Pinang Raya 277 KK, Batik Nau 590 KK, Lais 47 KK, Air Padang 19 KK, Ketahun 99 KK, Tanjung Agung Palik 2 KK, Ulok Kupai 3 KK, dan Kecamatan Air Napal 22 KK.
Selanjutnya, banjir di Kabupaten Bengkulu Tengah, tersebar di 6 kecamatan, Talang Empat, Pondok Kubang, Karang Tinggi, Pondok Kelapa, Taba Penanjung, dan Kecamatan Pagar Jati.
"Warga terdampak banjir sebanyak 5.078 Kepala Keluarga, tersebar di enam kabupaten/kota, terdapat di 29 kecamatan. Dua jembatan rusak, pohon tumbang dan tanah longsor terjadi di tiga kabupaten," kata Khristian, Kamis (1/9/2022).
Untuk bencana tanah longsor, kata Khristian, tersebar di 12 Kecamatan terdapat di tiga kabupaten. Di Kabupaten Kaur, terjadi di dua kecamatan..
Di Kabupaten Bengkulu Utara, terjadi di enam kecamatan, Giri Mulya, Padang Jaya, Kota Argamakmur, Arma Jaya, Lais dan Kecamatan Kerkap.
Lalu, di Kabupaten Bengkulu Tengah, terdapat di Kecamatan Pagar Jati, Taba Penanjung, Bang Haji, dan Kecamatan Pematang Tiga.
"Tanah longsor melanda 12 kecamatan di tiga kabupaten di Bengkulu," jelas Khristian.
(Arief Setyadi )