Share

Pencarian Korban KM Teman Niaga di Selat Makassar DIhentikan!

Widi Agustian, Okezone · Senin 05 September 2022 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 05 609 2661145 pencarian-korban-km-teman-niaga-di-selat-makassar-dihentikan-Ye5bmXnUan.jpg Basarnas. (Foto: Ant)

BANJARBARU - Pencarian korban KM Teman Niaga yang tenggelam di selat Makassar oleh Tim SAR gabungan yang dikomando Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin akhirnya dihentikan.

"Sepuluh hari proses pencarian dihentikan hari ini dan kemarin merupakan hari terakhir upaya kami mencari korban," kata Kepala Sub Seksi Operasi Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin Amri Zuna Kurniawan di Banjarbaru, seperti dilansir dari Antara, Senin (5/9/2022).

Padahal, petugas sudah menambah waktu tiga hari operasi pencarian delapan korban yang tersisa. Setelah tujuh hari pertama berakhir pada 26 Agustus-1 September 2022.

 BACA JUGA:Ini Foto-Foto Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, Minibus Ringsek hingga 7 Orang Tewas

BACA JUGA:6 Orang Hilang dalam Kecelakaan Kapal di NTT, 2 Meninggal Dunia

Namun, Tim SAR gabungan tidak berhasil menemukan korban meski areal pencarian diperluas dari titik awal kapal tenggelam dan empat korban selamat ditemukan.

Peristiwa tenggelamnya kapal KM Teman Niaga bermula diketahui setelah empat korban selamat ditemukan kapal Dharma Fery 3 yang sedang berlayar dari Pare-Pare menuju Batulicin pada Kamis (25/8) pukul 16.00 WITA.

Empat korban Muhdi Mufazzan (juru mudi), Amir Efendi (juru mudi), Roihan Hariri (kelasi) dan Husniwati (juru mudi) bertahan dan mengapung di atas sekoci dengan posisi sudah terbalik.

Kemudian, Basarnas menerima informasi pada Jumat (26/8) pukul 19.20 Wita dari agen kapal. Dari keterangan korban selamat, kapal yang membawa semen dan 15 penumpang dan awak berlayar dari Tarjun, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan menuju Waikelo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan dijadwalkan singgah di Biringkassi, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan untuk bunker.

Kapal tenggelam pada Senin (22/8/2022) sekitar pukul 22.00 Wita setelah dihantam ombak besar akibat cuaca buruk saat menuju Biringkassi.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Dalam pencarian selama 10 hari, berhasil ditemukan tiga jasad korban. Pertama atas nama Alfian Septianto sebagai Masinis III KM Teman Niaga. Korban mengapung di dekat pulau Kotabaru, tepatnya sekitar 4,46 NM Tanjung Seloka oleh kapal MT Samudera Biru 168 pada Rabu (31/8) pukul 15.20 Wita.

Jasad kedua ditemukan pada Kamis (1/9) pukul 11.00 WITA oleh KN SAR Laksmana 241 Basarnas di sekitar 6.81 NM dari Tanjung Seloka atas nama Eddy Hayani (62) sebagai Kepala Kamar Mesin (KKM).

Korban ketiga yang belum terkonfirmasi identitasnya berupa bagian tubuh yang ditemukan di pinggir pantai Dusun Setigi RT 01 Desa Alle-Alle Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kotabaru.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini