Share

Kemenag Ponorogo Investigasi Tewasnya Santri di Ponpes Gontor

Widya Michella, MNC Media · Selasa 06 September 2022 08:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 06 519 2661585 kemenag-ponorogo-investigasi-tewasnya-santri-di-ponpes-gontor-tOFabYUoOH.jpg Soimah menangis di makam anaknya. (MNC Portal/Dede Febriansyah)

JAKARTA - Kemenag Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menginvestigasi kasus tewasnya Albar Mahdi, santri kelas 5 atau setara kelas 11 SMA di Pondok Modern Darussalam Gontor 1, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak tewas diduga dianiaya beberapa waktu lalu. Investigasi dilakukan tim seksi pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Ponorogo pada Senin,(5/9/2022) mulai dari jam 11.15 sampai 12.15 WIB.

Tim seksi pendidikan Diniyah dan Ponpes kemenag Ponorogo yang terdiri atas Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ayyub Ahdiyan Syams, Japel pada Seksi PD Pontren, Mohammad Sahson Mujtahidin, dan Operator pada Seksi PD Pontren, Tri Anton Wijanarko tiba di rumah pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Gontor Ponorogo pukul 11.15 WIB.

Kedatangan tim tersebut lantas diterima pimpinan pesantren yang terdiri dari Direktur KMI, Ustadz Mashudi Subari, Ketua Yayasan, Ustadz Ismail Abdullah dan Ketua IKPM, Ustadz Nur Syahid.

Pada pertemuan itu, Ketua IKPM, Ustadz Nur Syahid menceritakan kronologi tewasnya Albar Mahdi yang bermula dari salah satu kegiatan rutin Ponpes Darussalam Gontor Ponorogo yakni Perkemahan setiap hari Kamis-Jumat (Perkajum).

Perkajum digelar pada Kamis-Jumat (18-19/8/2022). Kegiatan itu diikuti santri Kelas 5 dan almarhum bertindak sebagai Ketua Perkajum tersebut.

"Almarhum adalah santri yang berprestasi,"dikutip dalam surat yang ditandatangani Kepala Kemenag Kabupaten Ponorogo Moh. Nurul Huda, Senin(05/09/2022).

Kemudian pada 20- 21 Agustus 2022, panitia Perkajum, diketahui memiliki giat untuk mengembalikan peralatan perkemahan. Namun pada Senin, tanggal 22 Agustus 2022, Albar cekcok dengan dua kakak kelasnya hingga berujung kematian.

"Hari Senin, tanggal 22 Agustus 2022 almarhum (Albar Mahdi Bin Rusdi) dipanggil kakak-kakak klas untuk ditanya tentang perlengkapan perkemahan yang dirasa belum beres hingga terjadi 'Tindak kekerasan' yang dilakukan dua orang yang duduk di klas 6 yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat," tulisnya.

Akhirnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Yasyfin Gontor, dan diselenggarakan pemulasaraan hingga selesai, tanpa ada bekas luka satupun di tubuhnya dan tanpa adanya darah.

Jenazah Albar disholatkan di Masjid Ponpes Darussalam Gontor oleh ribuan santri dan dinyatakan sebagai Syahid.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Jenazah Albar diantarkan ke rumah asal Palembang sesuai permintaan keluarga di mana berangkat dari Gontor pukul 14.00 WIB melalui jalan darat. Jenazah Albar diantar rombongan yang terdiri 9 orang dan dipimpin Ustadz Agus Mulyana.

"Rombongan sampai dirumah duka, hari Selasa,tanggal 23 Agustus 2022 pukul 11.30 WIB,"tulis surat yang diterima MNC Portal melalui Kepala Subdirektorat Pendidikan Pesantren Basnang Said, Selasa,(06/09/2022).

Usai tiba di rumah duka, keluarga Albar meminta peti janazah dibuka beserta kain kafannya. Namun setelah kafan dibuka, keluarga mendapati wajah almarhum Albar berlumuran darah yang keluar dari hidung.

Sehingga, keluarga terpaksa membuka total seluruh kafan di tubuh Albar. Kemudian keluarga pun mendapati keadaan tubuh Albar telah membiru.

"Kemudian korban dimandikan ulang dan dikafani ulang kemudian disholati lalu dimakamkan,"ujarnya.

Tim investigasi mengatakan berdasarkan pernyataan pihak pesantren, awalnya keluarga Albar menerima dengan ikhlas akan kejadian tewasnya Albar. Namun, keluarga juga meminta beberapa permintaan salah satunya kepastian hukum atas meninggalnya santri kelas 5 di Pondok Modern Darussalam Gontor 1 ini.

"Keluarga pada awalnya menerima peristiwa ini dengan Ikhlas tanpa adanya protes apapun, hanya minta 3 hal yaitu: permudah bertemu dengan santri, bertemu para pelaku,dan kepastian hukuman,"ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini