Jenazah Albar diantarkan ke rumah asal Palembang sesuai permintaan keluarga di mana berangkat dari Gontor pukul 14.00 WIB melalui jalan darat. Jenazah Albar diantar rombongan yang terdiri 9 orang dan dipimpin Ustadz Agus Mulyana.
"Rombongan sampai dirumah duka, hari Selasa,tanggal 23 Agustus 2022 pukul 11.30 WIB,"tulis surat yang diterima MNC Portal melalui Kepala Subdirektorat Pendidikan Pesantren Basnang Said, Selasa,(06/09/2022).
Usai tiba di rumah duka, keluarga Albar meminta peti janazah dibuka beserta kain kafannya. Namun setelah kafan dibuka, keluarga mendapati wajah almarhum Albar berlumuran darah yang keluar dari hidung.
Sehingga, keluarga terpaksa membuka total seluruh kafan di tubuh Albar. Kemudian keluarga pun mendapati keadaan tubuh Albar telah membiru.
"Kemudian korban dimandikan ulang dan dikafani ulang kemudian disholati lalu dimakamkan,"ujarnya.
Tim investigasi mengatakan berdasarkan pernyataan pihak pesantren, awalnya keluarga Albar menerima dengan ikhlas akan kejadian tewasnya Albar. Namun, keluarga juga meminta beberapa permintaan salah satunya kepastian hukum atas meninggalnya santri kelas 5 di Pondok Modern Darussalam Gontor 1 ini.
"Keluarga pada awalnya menerima peristiwa ini dengan Ikhlas tanpa adanya protes apapun, hanya minta 3 hal yaitu: permudah bertemu dengan santri, bertemu para pelaku,dan kepastian hukuman,"ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.