JAKARTA - Dua orang pekerja rumah tangga (PRT) berinisial R dan D melompat dari lantai 4 sebuah bangunan kos di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, hingga membuat salah satunya, R, tewas. Polisi menyebutkan, saat ini korban D masih menjalani perawatan usai mengalami patah tulang.
“Nggak (kritis), patah tangan aja,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra dikutip Jumat (24/4/2026).
Dia mengatakan, keduanya diduga melompat karena ingin kabur lantaran tidak betah bekerja.
Roby menerangkan, menurut pengakuan salah satu korban, keduanya tak betah lantaran majikannya bersikap sadis.
“Ada saksi yang lain yang ngomongin bahwa mereka itu enggak betah karena majikannya sadis gitu atau sadis katanya. Sadis itu enggak tahu ya gimana kata-katanya ya. Enggak ngomong suka disiksa, tapi galak," ujar dia.