PONOROGO - Kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan santri Pondok Pesantren Gontor Ponorogo, Jawa Timur, yang dilakukan seniornya, mulai terungkap. Ternyata, korban telah meninggal dunia di lokasi kejadian, bukan di rumah sakit.
Saat ini, polisi beserta Kementrian Agama (Kemenag) menurunkan tim investigasi atas kasus tersebut. Tim dipimpin Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kabupaten Ponorogo. Dari hasil investigasi, diketahui korban meninggal, di lokasi, bukan meninggal di Rumah Sakit Yasfin.
"Jadi korban sudah meninggal di lokasi kejadian sebelum dibawa ke rumah sakit, ujar Ketua Tim Investigasi Kemenag, Ayyub Ahdian, Jumat (9/9/2022).
Sementara, untuk penyebab kematian belum diketahui secara pasti, dan hal tersebut menjadi ranah kepolisian untuk menjelaskan.
Temuan tersebut pun mementahkan surat keterangan dari rumah sakit yang tidak menjelaskan penyebab kematian korban.
Sebelumnya, korban Albar Mahdi, santri kelas 5 atau setara kelas 11 SMA, diPonpes Gontor 1, Desa Gontor Kecamatan Mlarak, Ponorogo, meninggal dunia dan telah dipulangkan ke Palembang.