Share

Tipu Warga, Dukun Pengganda Uang Diringkus Polisi

Subhan Sabu, Okezone · Selasa 13 September 2022 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 13 340 2666882 tipu-warga-dukun-pengganda-uang-diringkus-polisi-0f9ascpqF4.jpg Ilustrasi penjara (Foto: Antara)

MANADO - Tim Resmob Polresta Manado mengamankan seorang pria berinisial RSP (29), yang diduga melakukan tindak pidana penipuan penggandaan uang.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pria yang mengaku sebagai seorang dukun pengobatan ini akhirnya berhasil diringkus Tim Resmob Polresta Manado, di Desa Modayag, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

"Kepada para korban, pria ini mengaku bisa menyembuhkan penyakit, namun belakangan ia juga mengaku bisa menggandakan uang," ujarnya, Senin (12/9/2022)

BACA JUGA:Berkas Kasus Penipuan Tersangka Rionald Anggara Dilimpahkan ke Kejagung 

Pelaku awalnya berperan sebagai dukun pengobatan, namun kemudian dia mengaku kepada para korban bisa juga menggandakan uang.

"Sebelumnya ia meminta korban membayar mahar sejumlah uang kemudian berjanji menggandakannya menjadi lebih banyak dan juga akan memberikan batangan emas," kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Setelah mendapatkan uang mahar, pria asal Boltim ini lantas melakukan ritual seolah-olah ingin menggandakan uang.

"Pelaku berpura-pura membungkus uang dalam kertas dan minta diletakkan di atas ventilasi selama tiga hari. Nyatanya saat para korban membuka kertas, ternyata tidak ada uang di dalamnya,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

BACA JUGA:Terbukti LGBT, Lima Oknum Prajurit TNI Dipecat dan Dipenjara 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dalam kasus ini, polisi sendiri sudah menerima beberapa laporan warga terkait penipuan yang dilakukan pelaku. Salah satu aksi penipuan ini terjadi pada 19 April 2022 di Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget Kota Manado.

"Sejauh ini sudah 6 korban yang melapor tapi baru satu yang dibuatkan laporan polisi dengan kerugian sementara sekitar Rp60 juta. Polisi juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti antara lain batangan emas palsu yang terbuat dari kertas, dupa, kardus dan uang mainan pecahan Rp50 ribu," ujarnya.

Kombes Pol Jules Abraham Abast juga mengimbau kepada warga yang menjadi korban, agar segera melaporkan diri ke aparat kepolisian.

“Silakan melakukan pelaporan, nanti kami akan memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku. Kasus ini sedang dalam penanganan lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polresta Manado, sedangkan pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mako Polresta Manado," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini