Share

AS Segera Kirim Bantuan Rp9 Triliun ke Ukraina Usai Kekalahan Rusia di Kharkiv

Ahmad Islamy Jamil, iNews · Rabu 14 September 2022 06:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 18 2666971 as-segera-kirim-bantuan-rp9-triliun-ke-ukraina-usai-kekalahan-rusia-di-kharkiv-rllLQkEWxP.jpg Sistem roket Himars, salah satu senjata kiriman AS yang digunakan Ukraina. (Antara)

WASHINGTON DC – Amerika Serikat (AS) bakal segera mengumumkan paket bantuan militer baru ke Ukraina. Beberapa media sebelumnya melaporkan paket bantuan itu bernilai 600 juta dolar AS (sekitar Rp9 triliun).

Koordinator Komunikasi Strategis Gedung Putih, John Kirby mengatakan, bantuan pertahanan untuk Kiev nanti mencakup peralatan dan amunisi serupa yang digelontorkan AS minggu lalu.

“Saya tidak akan mendahului paket bantuan keamanan berikutnya (untuk Ukraina). Saya pikir kita akan melihat (paket) yang lainnya di sini dalam beberapa hari mendatang. Kami sejalan dengan Ukraina, berbicara dengan mereka setiap hari,” kata Kirby saat jumpa pers di Gedung Putih, Washington DC, Selasa (13/9/2022).

Sebelumnya, Politico dengan mengutip seorang staf Kongres AS yang mengetahui masalah tersebut mengungkapkan, Washington DC bakal mengucurkan paket bantuan militer baru untuk Ukraina senilai 600 juta dolar AS.

Bantuan itu sebagai bagian dari kampanye Barat untuk menyediakan pasokan senjata mematikan kepada Kiev guna menghadapi Rusia.

Menurut pejabat tersebut, paket kali ini diduga berisi amunisi, peralatan militer, dan kendaraan tempur yang serupa dengan yang disediakan Amerika dalam paket bantuan sebelumnya.

Pada Kamis (8/9/2022), Amerika Serikat meluncurkan paket bantuan pertahanan senilai 675 juta dolar AS untuk Ukraina. Paket itu antara lain mencakup amunisi HIMARS, empat Howitzer 105mm, dan rudal antiradiasi berkecepatan tinggi.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menilai serangan balasan Ukraina terhadap militer Rusia telah membuat kemajuan yang signifikan. Padahal, serangan balik itu baru beberapa hari dilakukan Kiev.

“Apa yang telah mereka (pasukan Ukraina) lakukan direncanakan dengan sangat rapi,” kata Blinken saat konferensi pers di Mexico City, Meksiko, Senin (12/9/2022) waktu setempat.

Pasukan Ukraina telah merebut kembali puluhan kota dalam beberapa hari terakhir, setelah tentara Moskow meninggalkan benteng utamanya di Kharkiv, Sabtu (10/9/2022). Ini menjadi kekalahan terburuk Rusia sejak meletusnya perang pada Februari lalu.

Menurut Blinken, kesuksesan tentara Ukraina itu tak bisa dilepaskan dari dukungan militer dari Barat kepada Kiev.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini