JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) memetakan wilayah kecamatan dan kelurahan yang dinilai rawan terjadi kebakaran. Daerah tersebut kerap dilanda kebakaran sebab kondisi wilayah tergolong padat penduduk dan minim lahan terbuka.
"Yang paling sering terjadi sih di hampir seluruh kelurahan di Tambora, lalu Cengkareng Timur, Duri Kosambi, Semanan dan Duri Selatan," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat, Syarifudin, Jumat (16/9/2022).
Syarifudin menjelaskan, mayoritas bangunan yang kerap terbakar adalah bangunan semi permanen. Meski demikian, Syarifudin belum bisa menyebutkan berapa total kasus kebakaran di wilayah tersebut selama satu tahun terakhir.
Untuk mencegah terjadinya kebakaran di lokasi tersebut, pihaknya meningkatkan sosialisasi penanggulangan dan pencegahan kebakaran.
Baca juga: Kronologi Kebakaran di Kemendes PDTT Menurut Menteri Halim
"Kita baru (sosialisasi) di tingkat kecamatan, belum sampai ke RT," jelas dia.
Sosialisasi yang dilakukan di antaranya terkait tata cara pemadaman api saat dini hingga pengguna listrik yang tidak menimbulkan kebakaran.
Baca juga: Kebakaran Toko Furnitur di Ciracas, Kerugian Capai Satu Miliar Rupiah
Pihaknya juga mengimbau warga agar tidak membakar sampah di permukiman padat demi menghindari potensi kebakaran.
Syarifudin berharap upaya tersebut dapat berguna untuk menekan angka kebakaran di wilayah rawan tersebut.