Share

Beredar Info Teroris KKB Adang Rombongan Pj Bupati Maybrat, Polisi: Hoax!

Chanry Andrew S, iNews · Sabtu 17 September 2022 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 17 340 2669588 beredar-info-teroris-kkb-adang-rombongan-pj-bupati-maybrat-polisi-hoax-LqqfjsXS75.jpg KKB (Foto: Chanry Andrew)

SORONG - Beredar informasi rombongan Penjabat Bupati Maybrat Bernhard E. Rondonuwu, diadang Kelompok Separatis Teroris Bersenjata (KSTB) di wilayah kampung Sori dan kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan dan Distrik Aifat Timur Tengah, Sabtu (17/9/2022) pukul 06.00 WIT.

Bahkan, KKB disebutkan menembak mati satu orang yang merupakan intelijen TNI. Informasi itu pun langsung dibantah keras oleh Kapolres Maybrat AKBP Gleen Rooi Molle.

BACA JUGA:Update Penembakan Brutal KKB: Sejumlah Karyawan Terluka dan 6 Alat Terbakar 

Menurut Kapolres, informasi tersebut merupakan informasi hoax untuk mengganggu keamanan dan ketertiban masyakarat yang saat ini semakin hari semakin kondusif di Kabupaten Maybrat.

"Jadi itu informasi hoax, tidak benar ada kejadian itu. Ini kebetulan kami baru saja selesai mengikuti pemakaman anggota kami yang meninggal beberapa hari lalu akibat laka lantas. Kalau kegiatan Pak Penjabat Bupati pasti kami ikut. Tapi ini tidak ada kegiatan sama sekali," ungkap Kapolres Maybrat AKBP Gleen Rooi Molle yang dikonfirmasi MPI.

Kapolres mengatakan, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Maybrat hingga kini masih tetap kondusif, aktivitas kegiatan masyarakat berjalan seperti biasanya. Kapolres berharap agar para pelaku penyebar hoax agar tidak menyampaikan berita-berita menyesatkan yang pada akhirnya membuat keresahan di tengah-tengah masyakarat.

"Masyarakat beraktivitas seperti biasa, disini masyarakat tidak terpengaruh dengan informasi-informasi hoax. Kepada para pelaku penyebar hoax agar segera menghentikan kegiatan mereka. Kami sudah mendeteksi para penyebar hoax tersebut dan akan kami lakukan penindakan secara hukum dan perundangan undangan yang berlaku," tegas Kapolres.

BACA JUGA:Breaking News! 6 Prajurit TNI AD Ditetapkan Tersangka Kasus Mutilasi 4 Simpatisan KKB 

Sementara itu Kabag Humas dan Protokoler Michael Rafael Kareth membantah dengan tegas informasi yang beredar dimana rombongan Pj Bupati Maybrat diaadang KKB saat melakukan kunjungan kerja ke kampung Sori dan Kisor. Saat ini, menurut Michael, kondisi Pj Bupati dalam keadaan sehat dan tengah melakukan aktivitas seperti biasa di kantor Bupati Maybrat.

"Klarifikasi informasi pengadangan terhadap Pj Bupati Maybrat itu tidak benar, saya bersama Bapak Pj ada tetap beraktivitas saat ini di kantor Bupati Maybrat, terimakasih," ungkap Michael.

Sebelumnya, beredar informasi di kalangan jurnalis Sorong di mana rombongan Pj Bupati Maybrat diadang Kelompok Kriminal Bersenjata, Sabtu.

Dalam informasi yang didapatkan MPI tersebut, dilaporkan pihak KKB atau yang kerap kali mengklaim diri mereka sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat ( TPNPB) sayap militer Organisasi Papua Merdeka ( OPM ) Kodap IV Sorong Raya yang bermarkas di wilayah Kabupaten Maybrat melakukan pengadangan terhadap rombongan Pj Bupati Maybrat Bernad E Roundonou dan membunuh seorang intelijen TNI, Sabtu 17 September 2022.

Juru Bicara Komnas TPNPB-OPM Sebby Sambom dalam siaran persnya menyampaikan, pihaknya mendapatkan laporan langsung dari pimpinan TPNPB Kodap IV Sorong Raya dan dari laporan tersebut mereka melaporkan bahwa pada hari ini Sabtu tanggal 17 September 2022 pihak TPNPB Kodap IV menghadang rombongan Penjabat Bupati Maybrat di kampung Kisor untuk membuka sekolah di wilayah itu. Dimana menurut Sebby kedatangan Pj Bupati ke wilayah yang merupakan perang TPNPB OPM sangat membuat pasukan TPNPB di wilayah itu marah.

Menurut Sebby, dari laporan anggotanya di lapangan, Pj Bupati Maybrat telah masuk di wilayah perang dengan menggunakan kekuatan penuh pasukan militer dan polisi Indonesia, di mana kedatangan mereka untuk memaksakan pembukaan kembali aktivitas sekolah yang sudah ditutup sejak satu tahun lebih.

Lanjut Sebby, melihat hal ini ( kedatangan rombongan Pj Bupati), Pasukan TPNPB telah melakukan tembakan peringatan dan menduduki gedung sekolah dasar Kisor, Dan selanjutnya kibarkan bendera Bintang Fajar ( Bintang Kejora) yang merupakan bendera Organisasi Papua Merdeka. Dan hingga kini pasukan TPNPB masih terus bertahan di lokasi sekolah tersebut.

Atas hal ini menurut Sebby, dari keterangan pasukan TPNPB di lapangan mengaku penanggungjawab perang yaitu Panglima Denny Moss, Wakil Panglima Marthen Fadem Dan Komandan Operasi Mayor Arnoldus Yancen Kocu mengatakan bahwa mereka siap bertempur jika Pj Bupati Maybrat tetap memaksakan masuk dengan kekuatan militer dan Polisi untuk membuka aktivitas kegiatan belajar mengajar di wilayah itu.

"Kami akan bertahan di sekolah itu, jika pihak rombongan Pj Bupati masuk kami akan buat perlawanan. Sampai saat ini, kami masih bertahan di SD Kisor sampai detik informasi ini kami sampaikan kepada publik," ungkap Sebby seperti laporan yang disampaikan oleh Komandan Operasi TPNPB OPM Kodap IV Wilayah Sorong Raya, Mayor Arnoldus Yansen Kocu.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini