Share

Organ Tunggal Berdarah di Dompu, Pemuda Terkapar Disabet Parang Membabi Buta

Ji Edy Gustan, MNC Portal · Jum'at 23 September 2022 02:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 340 2673195 organ-tunggal-berdarah-di-dompu-pemuda-terkapar-disabet-parang-membabi-buta-qpOENI71sq.jpeg Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)

DOMPU - Organ tunggal di Desa Soriutu, Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu berakhir dengan tumpah darah. HP alias Robi (20) warga Desa Soriutu membacok rekan sekampungnya dengan sebilah parang berulang kali. 

Korban bernama Salmih (22) terkapar bersimbah darah dengan luka di bagian dada, tangan dan wajahnya. Peristiwa itu terjadi pada Rabu 21 September 2022 pukul 23.30 Wita. 

Kejadian itu mengejutkan masyarakat dan penonton hiburan malam organ tunggal itu. HP alias Robi langsung kabur dan bersembunyi di area perkebunan di Desa Soriutu. Kapolsek Manggelewa Iptu Ramli SH langsung memimpin anggotanya memburu pelaku.

Dalam hitungan jam sekitar pukul 00.15 Wita, Timsus Polsek Manggelewa berhasil menangkap HP yang bersembunyi di area perkebunan warga di Desa soriutu.

Baca juga:  Siswa Pukul Guru hingga Berdarah Tetap Diproses Hukum Meski Masih di Bawah Umur

"Selanjutnya pelaku kami bawa ke Polres Dompu," ujar Ramli kepada wartawan Kamis (22/9/2022). 

Ramli mengatakan,  penganiayaan itu bermula dari percekcokan pada acara hiburan malam organ tunggal, sehingga berujung penganiayaan. Saat itu HP menegur seseorang yang diketahui bernama Mus untuk tidak membuat keributan di acara tersebut. HP menampar wajah Mus, melihat hal itu Salmih pun mendekat kemudian mencekik leher HP.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Tidak terima lehernya dicekik, HP mengeluarkan sebilah parang yang diselipkan di pinggangnya. Dia membacok korban secara berulang kali, selanjutnya kabur meninggalkan TKP. Atas insiden itu, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Dompu. 

Saat ini, terduga pelaku diamankan di rumah tahanan Polres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga meminta keterangan para saksi serta mengamankan barang bukti. Polisi juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi atas peristiwa berdarah itu. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini