Share

Hong Kong Hapus Kebijakan Karantina Hotel Ketat yang Kontroversial

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 24 September 2022 18:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 24 18 2674250 hong-kong-hapus-kebijakan-karantina-hotel-ketat-yang-kontroversial-lxPvPfbOW5.jpg Hong Kong akan menghapus karantina hotel bagi wisatawan (Foto: AP)

HONG KONG - Pemerintah Hong Kong mengatakan bahwa mulai Senin (26/9/2022) orang yang tiba di Hong Kong tidak lagi harus masuk ke hotel untuk karantina wajib.

Wisatawan juga tidak lagi harus menunjukkan tes Covid negatif sebelum naik pesawat ke Hong Kong.

Sebaliknya mereka akan memantau diri untuk infeksi yang mungkin selama tiga hari.

Berita itu langsung membuat tiket penerbangan ke Hong Kong melonjak, dengan situs web Cathay Pacific yang mengoperasikan sistem antrian untuk dipesan.

Baca juga:  Hong Kong Persingkat Karantina di Hotel Jadi 3 Hari Bagi Wisatawan Asing

Maskapai ini mengatakan menambahkan lebih dari 200 pasang penerbangan pada Oktober mendatang ke tujuan regional dan jarak jauh.

Baca juga: Catat! Ini Kisaran Harga Hotel Berbintang untuk Karantina WNA dan WNI

"Meskipun kami akan terus menambahkan kembali lebih banyak penerbangan secepat mungkin, akan membutuhkan waktu untuk membangun kembali kapasitas kami secara bertahap," kata sebuah pernyataan, dikutip BBC.

Hong Kong telah memiliki beberapa aturan terberat di dunia karena mengikuti kebijakan Zero Covid China.

Keputusan ini disebut-sebut telah lama ditunggu-tunggu. Pembatasan orang yang tiba telah ada selama lebih dari dua tahun.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dan masih ada aturan untuk pelancong. Mereka tidak dapat memasuki area umum seperti restoran atau pusat perbelanjaan selama tiga hari pertama setelah kedatangan. Mereka juga harus menjalani tes PCR pada hari kedua, empat enam.

Namun, penutupan perbatasan yang berkepanjangan telah menghantam ekonomi Hong Kong dan meninggalkan Pusat Keuangan Asia pada posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan dengan saingannya di wilayah seperti Singapura.

Singapura diketahui pada Jumat (23/9/2022) membuka kota sebagai pasar keuangan top Asia di Indeks Pusat Keuangan Global.

"Hong Kong telah diisolasi dari komunitas internasional selama dua setengah tahun, dan menderita karenanya," terang Hao Hong, Kepala ekonom Grow Investment Group kepada BBC.

"Sementara akhir dari karantina hotel adalah langkah maju, membangun kembali kepercayaan diri membutuhkan waktu, terutama melawan gelombang eksodus talenta dari Hong Kong,” lanjutnya.

"Pelonggaran pengaturan perjalanan akan membangun kembali level bermain dalam hal bersaing dengan kota-kota lain tentang konektivitas," kata Louis Kuijs, kepala ekonom Asia Pasifik peringkat Global S&P.

"Fakta bahwa Hong Kong dapat melanjutkan ini bahkan ketika daratan Cina mempertahankan sikap covidnya sebagian besar tidak berubah untuk saat ini memperkuat kasus untuk bagian 'dua sistem' dari pengaturan 'satu negara, dua sistem' yang memberi Hong Kong status khususnya khusus di dalam China,” ujarnya.

"Kota harus dapat memanfaatkan peran itu di tahun -tahun mendatang, termasuk melalui inisiatif Bay Area yang lebih besar,” tambahnya.

Sebelumnya pada Jumat (23/9/2022), Jepang mengumumkan bahwa itu adalah aturan masuk yang santai, dengan wisatawan dapat mengunjungi tanpa visa dan tanpa perlu melalui agen perjalanan mulai 11 Oktober mendatang. Pembatasan kedatangan harian juga akan dihapus.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini