Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Motif Anak Imam S Arifin Gelapkan Motor, Polisi Duga untuk Beli Narkoba

Dimas Choirul , Jurnalis-Kamis, 29 September 2022 |18:10 WIB
Motif Anak Imam S Arifin Gelapkan Motor, Polisi Duga untuk Beli Narkoba
RDA (paling kiri) pelaku pencurian dan penggelapan sepeda motor. (Foto: Dimas Choirul)
A
A
A

JAKARTA – Putri almarhum pedangdut Imam S Arifin berinisial RDA ditangkap polisi dalam kasus pencurian dan penggelapan motor di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat. RDA ditangkap bersama dua pelaku lainnya. Dalam kasus ini juga terungkap bahwa RDA positif narkoba.

Kapolsek Taman Sari AKBP Rohman Yonky Dilatha mengatakan, RDA nekat melakukan penipuan dan penggelapan lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. Dari hasil interogasi, uang hasil kejahatan digunakannya untuk kebutuhan sehari-hari. Uang hasil kejahatan juga disinyalir dipakai untuk membeli narkoba.

"Kemungkinan uang hasil kejahatan tersebut dia gunakan juga untuk membeli narkotika jenis sabu itu ya, selain untuk kebutuhan hidup sehari-hari," kata Yonky saat konferensi pers, Kamis (29/9/2022).

Yonky mengungkapkan, RDA merupakan pelaku utama dalam aksi pencurian dan penggelapan tersebut.

 Baca juga: Mengaku Anak Pemilik Kos, Pemuda di Malang Gelapkan Uang untuk Judi Online

"Ya benar, RDA merupakan anak dari pedangdut Imam S Arifin, dia berperan sebagai pelaku utama penipuan, kemudian AA dan H berperan sebagai pelaku penadah," ucapnya.

Para tersangka menggunakan modus berpura-pura meminjam motor korban untuk memesan makanan atau minuman dengan jumlah banyak. Setelahnya, motor korban ternyata tidak kembali alias dibawa kabur.

"Tersangka langsung pergi meninggalkan korban hingga 2 jam tersangka tidak kunjung datang menemui korban," ujarnya.

Yonky menyebut, pihaknya telah menerima sebanyak 17 laporan terkait kasus pencurian motor yang dilakukan anak almarhum penyanyi dangdut ternama itu.

Adapun tersangka sendiri sudah belasan kali melakukan pencurian motor dengan modus yaitu meminjam motor korban dengan alasan ingin pergi ke suatu tempat.

"Dia membujuk korban untuk meminjamkan sepeda motornya sehingga setelah beberapa lama ditunggu tidak pulang baru tersadar dia telah jadi korban penipuan," ucapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement