Share

Badai Ian Berbelok Setelah Porak Porandakan Florida dan Tewaskan Setidaknya 10 Orang

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 30 September 2022 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 18 2678228 badai-ian-berbelok-setelah-porak-porandakan-florida-dan-tewaskan-setidaknya-10-orang-9vsVSJeMzU.jpg Foto: Reuters.

FORT MYERS - Badai Ian kembali menguat dan meluncur ke utara Amerika Serikat (AS) menuju ke Carolina Selatan dan Utara pada Jumat, (30/9/2022) setelah menyebabkan kerusakan dan kehancuran di Florida tengah. Kru penyelamat berjuang untuk menjangkau penduduk yang masih terperangkap di sepanjang Pantai Teluk Florida sementara jumlah korban tewas dilaporkan telah bertambah.

Ian, yang telah melemah menjadi badai tropis selama perjalanannya melintasi Florida, menguat menjadi badai Kategori 1 pada Kamis, (29/9/2022) sore saat berputar ke arah Carolina Selatan di atas Samudra Atlantik, dengan kecepatan angin berkelanjutan maksimum 120 kilometer per jam, demikian kata Badai Nasional AS Pusat (NHC).

Badai itu diperkirakan akan melanda di dekat dataran rendah Charleston, Carolina Selatan, sekitar pukul 2 siang Waktu Amerika Timur (ET) pada Jumat, membawa banjir, gelombang badai, dan angin yang berpotensi mengancam jiwa. Ratusan mil garis pantai, yang membentang dari Georgia ke Carolina Utara, berada di bawah peringatan badai.

Tingkat kerusakan di Florida, tempat Ian pertama kali mendarat pada Rabu, (28/9/2022) sebagai salah satu badai paling kuat yang pernah melanda daratan AS, menjadi lebih jelas pada Kamis, ketika kru darurat mulai menjangkau penduduk yang terdampar, meskipun jumlah korban tewas tetap tidak pasti.

NBC News melaporkan setidaknya 10 orang telah meninggal, sementara CNN menyebutkan jumlah korban 17 pada Kamis malam.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Pada jumpa pers malam, Gubernur Ron DeSantis mengakui beberapa orang telah tewas tetapi menolak untuk mengkonfirmasi angka tertentu, memperingatkan bahwa konfirmasi resmi masih diperlukan.

"Kami sepenuhnya memperkirakan ada kematian akibat badai ini," katanya sebagaimana dilansir Reuters.

Beberapa kerusakan di kota-kota pesisir, termasuk Pantai Fort Myers, "tak terlukiskan," tambah DeSantis, yang mensurvei daerah yang terkena dampak dari udara pada Kamis.

Sebelumnya pada Kamis, Presiden Joe Biden memperingatkan Ian bisa menjadi badai paling mematikan dalam sejarah Florida, dengan mengatakan laporan awal menunjukkan hilangnya nyawa "substansial".

Lebih dari 2,3 juta rumah dan bisnis tetap tanpa listrik pada Kamis malam, menurut situs web pelacakan PowerOutage.us.

Pejabat di Georgia, Carolina Selatan dan Carolina Utara mendesak warga untuk bersiap menghadapi kondisi berbahaya.

Ian menghantam pulau penghalang Cayo Costa di lepas Pantai Teluk Florida pada Rabu sore sebagai badai Kategori 4 dengan kecepatan angin maksimum 241 km per jam.

Biden, yang berbicara dengan DeSantis pada hari Kamis, mengatakan dia akan melakukan perjalanan ke Florida ketika kondisinya memungkinkan. Direktur Badan Manajemen Darurat Federal Deanne Criswell akan berada di Florida pada Jumat.

Presiden juga menyetujui deklarasi bencana, membuat sumber daya federal tersedia untuk daerah yang terkena dampak badai.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini