Share

Selidiki Kematian Mahsa Amini, Iran Bentuk Tim Investigasi dan Pencari Fakta

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 30 September 2022 17:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 18 2678346 selidiki-kematian-mahsa-amini-iran-bentuk-tim-investigasi-dan-pencari-fakta-zWSrMfrwJd.jpg Koran dengan gambar depan Mahsa Amini, perempuan yang meninggal setelah ditahan polisi moralitas di Teheran, Iran, 18 September 2022. (Foto: Reuters)

JAKARTA – Meninggalnya Mahsa Amini, seorang gadis Kurdi yang ditahan oleh polisi moral karena tidak memakai hijab di Teheran pada 13 September telah memicu protes besar-besaran di Iran dan memicu reaksi global. Pada Jumat, (30/9/2022) setidaknya 83 orang dilaporkan telah tewas dalam protes yang telah berlangsung selama 12 hari itu.

Pemerintah Iran mengatakan turut bersedih dan berbelasungkawa atas kematian Mahsa Amini. Pihak berwenang telah meluncurkan mendalam dan membentuk tim pencari fakta terkait meninggalnya gadis berusia 22 tahun itu.

“Setelah peristiwa meninggalnya Mahsa Amini, beberapa tim investigasi dan pencari fakta khusus dibentuk untuk mengklarifikasi semua aspek insiden ini dan menemukan kebenaran,” demikian disampaikan Kedutaan Besar Republik Islam Iran dalam keterangan persnya pada Jumat.

“Tim-tim investigasi ini telah mulai bekerja sesuai dengan misi dan tujuan masing-masing untuk menghasilkan penyelidikan yang cepat, adil, tidak memihak, efektif dan independen atas insiden kemarian Mahsa Amini termasuk dengan melakukan penelitian lapangan dan eksperimen ilmiah, meninjau catatan medis, memintai keterangan orang-orang dan pihak-pihak yang relevan serta meninjau rekaman CCTV.”

Hasil penyelidikan tim ini nantinya akan diserahkan kepada otoritas kehakiman Iran.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Menurut pernyataan itu, masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan bahwa Mahsa Amini meninggal karena penganiayaan seperti yang dilaporkan di berbagai media. Disampaikan bahwa sejauh ini penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi.

“Kami akan serius mengejar insiden kematian Mahsa Amini hingga penyebab kematiannya ditemukan. Repubik Islam Iran tidak akan membiarkan hak-hak Mahsa Amini dan keluarga yang ditinggalkan dilanggar jika ada yang dinyatakan bersalah karena kelalaian atau kesalahan.”

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini