"(Penonton) sedikit mengalami kendala karena ada aturan, di tribun ada 14 pintu, seharusnya lima menit sebelum pertandingan berkahir maka seluruh pintu dibuka," tuturnya.
Namun, kata dia, saat itu pintu dibuka namun tidak sepenuhnya hanya 1 setengah meter lebarnya. Di sisi lain penjaga tidak di tempat.
"Berdasarkan pasal 21 regulasi keselamatan dan keamanan PSSI Menyebut bahwa steward harus berada di tempat selama penonton belum meninggalkan stadion," ujarnya.
Kemudian, di area pintu stadion terdapat besi melintang setinggi lima sentimeter yang mengakibatkan penonton terhambat untuk melewati pintu tersebut.
"Apalagi pintu dilewati dengan penonton dengan jumlah banyak, kemudian desak-desakan dan ada sumbatan di pintu hampir 20 menit," katanya.
Ia menambahkan bahwa kronologi tersebut disimpulkan berdasarkan pemeriksaan CCTV. Dari situ, kata Kapolri, diketahui penyebab banyaknya korban yang meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan.
"Banyak yang mengalami patahn tulang, trauma, toraks, dan sebagian besar mengalami afeksia," tandasnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.