Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, kronologi kejadian bermula saat hujan deras menyebabkan air gorong-gorong meluap, dan menggenangi area sekolah MTsN 19. Selanjutnya, membuat tembok pagar roboh dan menimpa sejumlah siswa.
"Beberapa siswa yang sedang bermain di area taman sekolah tertimpa tembok yang roboh, karena tidak mampu menahan luapan air yang ada (Bukan tembok ruangan kelas yang roboh)," ujar Isnawa.
Korban meninggal dunia yakni DSG (Kelas 8), DAL (Kelas 8), AE (Kelas 8). Korban luka ADL (Kelas 8), dan satu korban luka belum diketahui identitasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.