JAKARTA - Banjir yang menerjang pemukiman RT07/RW01, Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat masih belum surut. Terlebih lagi, hujan dengan intensitas deras yang terjadi sore tadi membuat debit air naik menjadi hingga 70 centimeter.
Warga terdampak, Doni, mengatakan sudah empat kali banjir menerjang pemukimannya dalam kurun waktu sebulan ini. Penyebab banjir dikarenakan kali angke yang meluap.
"Sudah empat kali nih dalam sebulan," curhat Doni kepada wartawan MNC Portal di lokasi, Jumat (7/10/2022).
Doni mengaku sudah lelah dengan kondisi ini. Ia meminta pemerintah setempat untuk membangun turap agar luapan air kali angke tidak menerjang pemukimannya lagi.
"Ya cukup lelah juga. Hujan dikit banjir, hujan dikit banjir," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RT07/01, Abdul Mujib mengatakan sebanyak 80 jiwa warganya terdampak dalam banjir ini. Mereka terpaksa mengungsi di dua tempat yakni di Musala Nurul Muslimin dan RPTRA Gajah Tunggal Kembangan Utara.
"Sekitar 80 jiwa. Ada yang ngungsi di musala dan ada yang di RPTRA," katanya.
Abdul mengatakan, penyebab banjir di wilayahnya itu disebabkan karena tidak adanya turap untuk mencegah adanya luapan air kali angke bila hujan deras tiba.
"Udah ada rencana dari pemerintah tapi belum dieksekusi," ujarnya.
Abdul berharap, pemerintah segera mengupayakan pengerjaan turap agar banjir tidak melanda pemukimannya lagi. "Ya mudah-mudahan di tahun ini diupayakan dikerjakan. Pihak kelurahan juga sih katanya udah bilangin kemarin. Dikerjakan tahun ini," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.