Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kamis, Polri Akan Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan Malang

Rizky Syahrial , Jurnalis-Sabtu, 15 Oktober 2022 |13:06 WIB
Kamis, Polri Akan Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan Malang
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Foto: Sindonews)
A
A
A

Dedi menambahkan, rekomendasi dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) menyebutkan ke depannya untuk pengamanan, kepolisian lebih mengedepankan steward terkait penggunaan gas air mata. Dengan mengedepankan steward, sambung Dedi, agar tidak memprovokasi supporter di dalam stadion.

"Ke depannya untuk pengamanan, kita lebih mengedepankan steward. Untuk penggunaan gas air mata, kemudian peralatan pengendalian massa, dan peralatan dapat memprovokasi massa di stadion," katanya.

"Kita mengacu kepada regulasi keselamatan dan keamanan yang sudah dikeluarkan sesuai dengan statuta FIFA dan lembaga Polri sudah membuat suatu regulasi bagaimana keselamatan dan keamanan menjadi hal yang paling mutlak di dalam pengamanan setiap pertandingan," imbuhnya.

Polri diketahui untuk sementara tak lagi menggunakan gas air mata dalam pengamanan pertandingan sepak bola. Mengingat, penggunaan gas air mata dan senjata api juga sudah dilarang dalam regulasi FIFA.

"Untuk sementara memang seperti itu (tidak pakai gas air mata) di dalam pengamanan sesuai regulasi keselamatan dan keamanan pertandingan ke depannya," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement