Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Survei LSI : Ini Program Anies yang Paling Populer di Kalangan Warga DKI

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Sabtu, 22 Oktober 2022 |07:54 WIB
Survei LSI : Ini Program Anies yang Paling Populer di Kalangan Warga DKI
Illustrasi (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei tanggapan masyarakat Ibukota atas kepemimpinan Anies Baswedan sebagai orang nomor satu di Ibukota Jakarta. Disebutkan di antara sekian banyak program unggulan Anies, LSI menemukan kebijakan enam jenis kartu kesejahteraan menjadi yang terpopuler di kalangan warga DKI Jakarta.

Demikian disampaikan oleh Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan dalam paparan hasil surveinya secara daring. Djayadi mengungkapkan program enam jenis kartu tersebut, berdasarkan hasil survei, menyentuh angka 89% paling populer.

"Program yang paling populer di kalangan warga DKI Jakarta adalah program enam jenis kartu kesejahteraan (89%), kemudian pembangunan Jakarta International Stadium (77%) dan disusul lomba balap Formula E (68%)," terang Djayadi, Sabtu (22/10/2022).

 BACA JUGA: Survei LSI : Masyarakat DKI Puas dengan Kinerja Anies Baswedan saat Jadi Gubernur

Setelah ketiga program di atas, Djayadi memotret program hunian DP 0 Rupiah mencapai 64%. Kemudian, lanjut Djayadi, program transportasi terintegrasi memperoleh 63%, program OKE-OCE dan Tebet Eco Park di angka 56% lalu terakhir, program Naturalisasi Sungai mendapatkan 51% popularitas.

"Umumnya mayoritas warga DKI menilai baik semua program tersebut. Akan tetapi, program hunian DP 0 Rupiah dinilai paling kurang baik pelaksanaannya," ucao Djayadi.

Selain survei popularitas program, Djayadi juga memaparkan adanya tiga masalah utama yang dialami warga Ibukota hingga berakhirnya masa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan pada Minggu kemarin, 16 Oktober 2022.

 BACA JUGA:Anies, Robert Moses dan Keadilan Spasial

"Tiga masalah utama yang kini masih dikeluhkan warga DKI Jakarta yaitu, harga-harga kebutuhan pokok mahal, banjir dan sulitnya mencari pekerjaan," papar Djayadi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement