Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Risiko Politik yang Diterima Soekarno Usai Ceraikan Inggit karena Tak Mau Dimadu

Rafika Putri , Jurnalis-Selasa, 25 Oktober 2022 |07:10 WIB
Risiko Politik yang Diterima Soekarno Usai Ceraikan Inggit karena Tak Mau Dimadu
Inggit dan Soekarno/Tangkapan layar media sosial
A
A
A

Lalu Soekarno juga menanyakan pendapat Ratna Djuami dengan memanggilnya menggunakan panggilan saat Ratna Djuami masih kecil.

“Saya sepaham dengan Asmara Hadi. meskipun hati saya dapat merasakan kepedihan Bapak, tapi saya rasa ini akan meruntuhkan Bapak dalam bidang politik.” ujar Ratna Djuami dalam buku Soekarno Fatmawati.

Pada saat itu Soekarno masih tidak juga memutuskan sikapnya. Selalu berpikir untuk menceraikan Inggit dan menikahi Fatmawati. Situasi Tanah Air pada saat itu juga mengalami perubahan: Jepang Menyerbu Sumatera pada 12 Februari 1942.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement