Share

Exit Poll: Benyamin Netanyahu Punya Pelung Bagus untuk Kembali Berkuasa

Susi Susanti, Okezone · Kamis 03 November 2022 05:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 03 18 2699812 exit-poll-benyamin-netanyahu-punya-pelung-bagus-untuk-kembali-berkuasa-5jXF5JRlfP.jpg Mantan PM Israel Benyamin Netanyahu (Foto: Reuters)

ISRAEL - Survei perkiraan hasil awal atau exit poll dari pemilihan umum (pemilu) parlemen Israel pada Selasa (1/11/2022) menunjukkan bahwa kubu pimpinan mantan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu memiliki peluang yang bagus untuk kembali berkuasa setelah pemilihan umum kelima negara itu sejak 2019.

Exit poll dari tiga saluran TV utama Israel menunjukkan bahwa Netanyahu, yang pernah lama memimpin Israel, bersama aliansinya dari partai sayap kanan ekstrem dan Ultra-Ortodoks memenangkan 61-62 kursi dari 120 kursi parlemen, yang menunjukkan mereka memiliki cukup kursi di parlemen untuk membentuk pemerintahan koalisi yang berkuasa.

Baca juga: Israel Gelar Pemilu Kelima dalam Empat Tahun, Netanyahu Berpotensi Kembali Berkuasa

Berbicara dengan para pendukungnya di markas kampanyenya, Netanyahu mengatakan bahwa hasil awal tersebut merupakan "awal yang baik," dan menyerukan kepada para pendukungnya agar menunggu hasil akhir. Exit poll menunjukkan partai Likud Netanyahu memenangkan 30 hingga 31 kursi.

Baca juga: Netanyahu Siap Kembali! Pemilu Kelima Israel Segera Digelar 1 November 2022

Menurut exit poll tersebut, Partai Yesh Atid yang dipimpin oleh PM Israel Yair Lapid diperkirakan memperoleh 22-24 kursi dan aliansinya yang lebih luas akan mengamankan 54 hingga 55 kursi.

Lapid, pada Rabu (2/11/2022) pagi waktu setempat, mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk menyimpulkan tentang hasil akhir pemilu. "Tidak ada yang diputuskan sampai surat suara terakhir dihitung,” terangnya, dikutip Antara. Baik Netanyahu maupun Lapid belum mengklaim kemenangan.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Exit poll juga menunjukkan bahwa Partai Zionis Religius yang dipimpin anggota parlemen ultranasionalis Itamar Ben-Gvir memenangkan 14-15 kursi, yang menjadi partai terbesar ketiga di Israel. Bezalel Smotrich, Ketua Partai Zionis Religius, mencuit di Twitter bahwa partainya "mencetak sejarah." Pemimpin propemukim itu menulis: "Ini adalah hari di mana Tuhan menurunkan wahyu dan kami bersukacita di dalamnya."

Adapun Hadash-Ta'al, aliansi dua partai Arab yang tidak mendukung kubu mana pun, diproyeksikan memenangkan empat kursi.

Pemilu tersebut diadakan setelah pemilu sebelumnya digelar hingga berulang kali dengan hasil yang kurang meyakinkan, sehingga melumpuhkan sistem politik Israel selama hampir empat tahun.

Sementara itu, dalam pernyataannya pada Selasa (1/11/2022), Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengecam pemilu tersebut, dengan mengatakan bahwa pemilu itu "tidak akan memberikan legitimasi apa pun kepada Israel."

Abdul Latif al-Qanou, juru bicara Hamas di Gaza, dalam sebuah pernyataan, mengatakan siapa pun yang memenangkan pemilu itu,"Israel akan tetap menjadi kekuatan pendudukan permanen di tanah Palestina.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini