Share

Ditodong Pisau, Motor Beat Emak-Emak Raib di Siang Bolong

Nanang Fahrurrozi, MNC Portal · Jum'at 04 November 2022 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 04 340 2700916 ditodong-pisau-motor-beat-emak-emak-raib-di-siang-bolong-iPgrzSjSWi.jpg Ilustrasi/ Foto: Freepik

MERANGIN - Aksi perampokan kembali terjadi di kabupaten Merangin, Jambi. Kali ini kawanan rampok berhasil menggasak motor korban.

Informasi yang berhasil dihimpun diketahui korban bernama Sima (52), Warga Desa Telun, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin.

 BACA JUGA: KPK Periksa Bos Perusahaan Tambang Terkait Korupsi Pengangkutan Batu Bara

Kejadian berawal saat pelaku berjumlah dua orang pada hari Kamis (03/11/22) sekitar pukul 11.00 WIB menghampiri rumah Sima yang beralamat di Desa Telun RT. 05 Kecamatan Nalo Tantan, tepatnya di simpang tiga Telun, saat itu korban sedang sendirian di rumah.

Kedua pelaku menghampiri motor jenis Honda Beat BH 3899 FP yang sedang terparkir di depan rumah, saat itu korban sedang berada di belakang rumah. Mendengar bunyi motor, korban langsung ke depan rumah dan langsung bertatap muka dengan korban.

 BACA JUGA: Beli Set Top Box Online agar Bisa Nonton TV, Pria Ini Malah Dikirimi Garam Halus

Sontak pelaku terkejut melihat korban, kedua pelaku langsung mengeluarkan pisau dan menodongkan ke arah korban dengan berkata “Ibuk jangan macam-macam apa ibuk mau mati!” kata pelaku seperti dikatakan korban.

“Mamak ditodong pake pisau, karena ketakutan, mamak langsung pingsan," ungkap anak korban.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Setelah korban terbaring pingsan kedua pelaku langsung kabur membawa motor korban ke arah Desa Danau dan tembus ke jalan PT Muara Jernih.

Terpisah, Kapolsek Kota Bangko AKP H. Sitepu saat dikonfirmasi mengatakan belum ada laporan dari pihak korban maupun dari masyarakat terkait kejadian tersebut.

“Nanti saya cek dulu informasi tersebut, karena saya belum mendapat laporan dari pihak korban maupun masyarakat," tegasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini