Share

Bermain Papan Panggil Arwah, 11 Anak Ditemukan Pingsan di Sekolah

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 11 November 2022 19:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 11 18 2705850 bermain-papan-panggil-arwah-11-anak-ditemukan-pingsan-di-sekolah-rxqqS4dQYM.jpg ilustrasi.

BOGOTA - Sebelas anak yang ambil bagian dalam permainan papan ouija, semacam ritual jelangkung untuk memanggil arwah, ditemukan pingsan di sekolah mereka di Kolombia. Mereka menderita muntah hebat, dan kejang otot, dan hingga kini penyebabnya masih belum diketahui pasti, meski ada dugaan anak-anak itu adalah korban keracunan.

Guru di Institut Teknis Pertanian di Hato, Kolombia, terkejut saat menemukan sekelompok siswa telah ambruk di koridor.

Anak-anak, berusia antara 13 dan 17 tahun, dilarikan ke Rumah Sakit Manuela Beltrán, di distrik Socorro. Mereka menghabiskan satu hari di sana untuk mendapatkan perawatan, tetapi penyebab misterius penyakit mereka telah membuat staf bingung.

Diduga bahwa anak-anak terlibat dalam permainan papan Ouija - papan dengan huruf, angka, dan tanda-tanda lain di sekitar tepinya yang digunakan untuk melakukan kontak dengan orang mati.

"Anak-anak pingsan, pada saat mereka ditemukan mereka sesak napas dan air liur kental keluar dari mulut mereka,” kata Wali Kota Hato, Jose Pablo Toloza Rondón, sebagaimana dilansir dari Mirror.

“Tidak menutup kemungkinan itu papan ouija, itu bagian dari penyelidikan.

"Yang lain mengatakan bahwa mereka mengonsumsi air dari wadah, yang lain mengatakan bahwa air berasal dari kolam dan mereka diberi sesuatu makanan."

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Setelah mewawancarai anak-anak, disimpulkan bahwa mereka minum air dari gelas yang sama.

Juan Pablo Vargas Noguera, koordinator medis darurat di Rumah Sakit del Socorro mengatakan: “Kami pergi ke El Hato dan kami menemukan 11 pasien berusia antara 13 dan 17 tahun dengan muntah, sakit perut, dan kejang otot.

“Kami tidak menemukan perubahan psikologis pada anak-anak, mengingat dikatakan bahwa itu karena bermain papan Ouija.

"Laporan medis mengatakan itu karena keracunan makanan."

Rektor Institut Teknik mengatakan bahwa mereka tidak akan memutuskan kasus ini sampai fakta diklarifikasi dengan pihak berwenang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini