Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Israel Sebut Keputusan AS Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Sebagai 'Kesalahan Serius'

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 15 November 2022 |17:14 WIB
Israel Sebut Keputusan AS Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Sebagai 'Kesalahan Serius'
Foto: Reuters.
A
A
A

YERUSALEM - Israel tidak akan bekerja sama dengan penyelidikan eksternal atas pembunuhan jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh, kata Menteri Pertahanan Benny Gantz, Senin, (14/11/2022).

Media melaporkan bahwa Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) telah meluncurkan penyelidikan atas pembunuhan reporter Palestina-Amerika, yang ditembak saat meliput serangan Israel di kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki pada Mei. Shireen Abu Akleh mengenakan rompi pers pelindung dan helm pada saat itu.

"Keputusan Kementerian Kehakiman AS untuk menyelidiki kematian Shireen Abu Akleh yang malang adalah kesalahan serius," kata Gantz dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.

Departemen Kehakiman AS dan FBI menolak mengomentari laporan tersebut.

Keadaan pembunuhan Abu Akleh masih diperdebatkan.

Pada September, militer Israel mengatakan bahwa Abu Akleh kemungkinan ditembak secara tidak sengaja oleh seorang tentara Israel tetapi bisa juga terkena tembakan Palestina.

Pejabat Palestina dan keluarga Abu Akleh mengatakan mereka yakin dia dibunuh dengan sengaja oleh pasukan Israel dan telah menolak pernyataan Israel bahwa ada militan di sekitar tempat dia berdiri.

Laporan saksi lain dari insiden tersebut membantah bahwa posisi Israel berada di bawah tembakan dari daerah di mana Abu Akleh berdiri ketika dia dibunuh.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement