Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Muktamar Ke-48 Muhammadiyah, Ma'ruf Amin Harap Berperan Menyongsong Indonesia Emas

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 18 November 2022 |06:54 WIB
Muktamar Ke-48 Muhammadiyah, Ma'ruf Amin Harap Berperan Menyongsong Indonesia Emas
Wapres Ma'ruf Amin (Foto: Binti M)
A
A
A

JAKARTA - Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah akan digelar mulai hari ini, Jumat 18 hingga 20 November 2022 di Solo, Jawa Tengah. Muktamar akan dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu, 19 November 2022.

Kemudian, akan ditutup Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin pada Minggu, 20 November 2022. BACA JUGA:Berikut Rundown Muktamar Ke-48 Muhammadiyah yang Akan Dibuka Jokowi

Informasi tersebut disampaikan Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi usai Wapres menerima Pimpinan PP Muhammadiyah di Kediaman Resmi Wapres, beberapa waktu lalu.

“Mereka (Muhammadiyah) mau be-Muktamar pada tanggal, akhir bulan ini ya, tanggal berapa ya, tanggal 19 (November) dibuka oleh Bapak Presiden (Jokowi), ditutup tanggal 20 November oleh Wakil Presiden. Jadi di para Pimpinan Muhammadiyah ini datang khusus meminta kepada Wakil Presiden untuk menutup acara Muktamar Muhammadiyah pada tanggal 20 di Solo,” ungkap Masduki dikutip dalam keterangannya, Jumat (18/11/2022).

“(Wapres) sanggup akan datang untuk menutup Muktamar Muhammadiyah nanti pada tanggal 20, Insya Allah nanti di Solo,” kata Masduki.

BACA JUGA:Muktamar Ke-48 Muhammadiyah, Ada 92 Nama Calon Ketum 

Pada tema Muktamar Muhammadiyah kali ini yaitu Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta. Sementara Muktamar Aisyiyah adalah Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Peradaban Bangsa.

“Wapres dalam hal ini mengapresiasi dengan tema yang di yang diusung oleh Muhammadiyah, Wapres sangat mengapresiasi dan Wapres menghubungkan ini dengan Muktamar Muhammadiyah ini dengan Indonesia emas yang tinggal 23 tahun lagi,” kata Masduki.

“Muhammadiyah diharapkan oleh Wapres punya peran besar ya untuk menyongsong Indonesia emas,” tegasnya.

Masduki mengatakan dengan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh Muhammadiyah, Wapres berharap besar bagaimana kontribusi Muhammadiyah terhadap bangsa dan negara ini untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Itu bisa digerakkan oleh teman teman Muhammadiyah,” katanya.

Istilahnya Wapres, ada dua yakni membangun SDM itu artinya bagaimana membangun SDM-SDM yang mempunyai pemahaman keagamaan yang yang kompatibel dengan paham kebangsaan yang dalam. Artinya membangun Insinyur-insinyur, ahli-ahli yang bisa membangun negeri ini.

Jadi bagaimana agar umat Islam tidak menjadi penonton dalam proses pembangunan tetapi menjadi pihak yang aktif membangun diri sendiri membangun negeri ini.

“Itu yang diharapkan oleh Wakil Presiden dalam Muhammadiyah ini, sehingga ini adalah gong ini untuk memulai bagaimana menyongsong dari berbagai aspek untuk mencapai Indonesia emas,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement