JAKARTA - Hanya dalam 11 tahun, populasi di dunia telah melonjak menjadi delapan miliar sejak anak ketujuh miliar dilahirkan. Namun, PPB memperkirakan bahwa setelah lonjakan besar populasi pada abad ke-20, pertumbuhan penduduk akan melambat.
Seperti dilansir dari BBC, Minggu (20/11/2022), setidaknya butuh waktu 15 tahun untuk mencapai sembilan miliar dan PBB memperkirakan jumlahnya tidak akan mencapai 10 miliar sampai tahun 2080 tiba.
BACA JUGA:Sejumlah Kader Deklarasi Dukung Anies, Suara di Tubuh PPP Terbelah
Sulit untuk menghitung jumlah orang di dunia secara akurat, dan PBB mengakui hasilnya baru bisa keluar satu atau dua tahun.
Namun, tanggal 15 November adalah waktu perkiraan terbaik, di mana angka delapan miliar itu akan terlewati. Anak kedelapan miliar telah dilahirkan di Filipina. Bayi itu diberi nama Vinice Mabansag.
BACA JUGA:Untuk Pertama Kalinya, Kim Jong Un Pamerkan Putrinya yang Jarang Muncul di Publik
Pada tahun-tahun sebelumnya, PBB telah memilih bayi untuk mewakili populasi kelima, keenam, dan ketujuh miliar.
1. Anak kelima miliar
Beberapa menit setelah ia lahir pada bulan Juli 1987, jepretan kamera sudah berada di depan wajah Matej Gaspar yang mungil. Sekelompok politisi yang mengenakan setelan jas pun berada di sekeliling ibunya yang kelelahan.
Terjebak di belakang iring-iringan mobil di luar, pejabat PBB Inggris Alex Marshall merasa ikut bertanggung jawab atas kekacauan sesaat yang dia timbulkan di unit bersalin kecil di pinggiran Kota Zagreb.
"Kami pada dasarnya melihat proyeksi dan menemukan gagasan bahwa populasi dunia akan melewati lima miliar pada 1987," katanya.
"Dan tanggal statistiknya adalah 11 Juli." Mereka memutuskan untuk menetapkan bayi kelima miliar di dunia.
Ketika dia mengunjungi para ahli demografi PBB untuk menjelaskan gagasan itu, mereka marah.
"Mereka menyebut kami orang-orang bodoh, bahwa kami tidak tahu apa yang kami lakukan. Dan kami benar-benar tidak boleh memilih satu individu di antara begitu banyak."
Namun, mereka tetap melakukannya.
"Ini soal menempatkan wajah pada angka-angka," katanya. "Kami menemukan di mana sekretaris jenderal akan berada hari itu."
Tiga puluh lima tahun kemudian, bayi kelima miliar di dunia mencoba melupakan upacara penyambutannya ke dunia.
Halaman Facebook-nya menunjukkan dia tinggal di Zagreb, menikah dengan bahagia, dan bekerja sebagai insinyur kimia.
Namun dia menghindari wawancara dan menolak berbicara kepada BBC.
"Yah, saya tidak menyalahkan dia," kata Alex, mengingat perlakuan media di hari kelahiran Matej.
Sejak itu, tiga miliar orang telah bertambah. Namun, 35 tahun ke depan diperkirakan hanya ada penambahan dua miliar, dan kemudian pertumbuhan populasi global kemungkinan akan mendatar.