Share

Viral, Seorang Pelajar di Sidoarjo Ngamuk saat Ditegur Tak Pakai Helm

Lukman Hakim, Koran Sindo · Selasa 22 November 2022 06:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 519 2712165 viral-seorang-pelajar-di-sidoarjo-ngamuk-saat-ditegur-tak-pakai-helm-wgiXp94uy8.jpg Pelajar ngamuk saat ditegus tak pakai helm oleh Polantas (foto: dok ist)

SURABAYA - Beredar potongan sebuah video yang menunjukkan seorang pelajar tengah mengamuk pada anggota polisi lalu lintas, viral di berbagai platform media sosial (medsos). Peristiwa itu terjadi di Sidoarjo.

Dalam video itu, tampak seorang pelajar yang mengenakan seragam putih-putih mengendarai motor bebek matic dengan Nopol B 4769 SLC tengah dihentikan petugas lalu lintas lantaran tidak mengenakan helm. Petugas lantas memberikan teguran pada sang bocah. Namun, sang bocah tidak terima lantaran ada yang memvideokannya.

Berbagai macam umpatan dan kata-kata kasar pun keluar dari mulut si bocah yang diketahui seorang pelajar SMP di Sidoarjo. Meski diumpat, petugas pun terlihat tenang dan berupaya meredakan emosi bocah berumur 12 tahun tersebut.

 BACA JUGA:Aksi Penganiayaan Viral di Yogyakarta, Polisi: 6 Pelaku dan 1 Orang Masih Buron

Kanit Gakkum Polresta Sidoarjo, Iptu Ony saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian pada Senin 21 November 2022 pagi itu. Insiden itu disebutnya terjadi di Jalan Raya Jati, tepatnya di dekat exit tol Sidoarjo.

"Yang bersangkutan sudah kami beri edukasi. Pihak sekolah dan orang tua juga sudah datang ke Mapolres,” kata Ony.

 BACA JUGA:Viral Kisah Seorang Anak Sejak Kecil Sudah Mencari Kayu, Demi Sesuap Nasi

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Terkait makian yang dilontarkan oleh pelajar itu, Ony menyatakan tidak mempermasalahkan, mengingat yang bersangkutan masih anak-anak. Ia memastikan, pihaknya bersama sekolah dan orang tua sama-sama berkomitmen untuk tetap membina pelajar tersebut agar dapat menjadi lebih baik.

"Pelanggar lalu lintas masih dibawah umur. Sehingga, kami mengedepankan pembinaan. Yang bersangkutan kami kembalikan ke orangtuanya," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini