BANDUNG - Gempa dahsyat berkekuatan Magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah mengakibatkan ribuan bangunan, baik rumah maupun gedung hancur porak-poranda.
Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi memberikan catatan penting terhadap banyaknya bangunan yang hancur yang juga menjadi penyebab korban luka hingga meninggal dunia.
BACA JUGA:149 Kali Gempa Susulan Guncang Cianjur hingga Malam Ini
Kepala PVMBG Badan Geologi, Hendra Gunawan mengatakan, gempa berkekuatan Magnitudo 5,6 yang dipicu pergerakan Sesar Cimandiri itu merupakan gempa dangkal yang menimbulkan efek merusak. Akibatnya, banyak bangunan hancur hingga korban berjatuhan.
Menurut Hendra, penyebab banyaknya bangunan hancur porak-poranda akibat gempa, yakni bangunan dibangun di atas batuan yang kurang solid dan bangunan yang kurang memenuhi standar tahan gempa.
"Bangunan dibangun di batuan yang kurang solid. Selain itu, bangunan kurang memenuhi standar gempa," kata Hendra dalam konferensi pers daring, Selasa (22/11/2022).
BACA JUGA:BIN Salurkan Bantuan dan Dirikan Tenda untuk Korban Gempa Cianjur