Di pondok yang berdiri sejak 2018 dan memiliki santri berkisar 150 anak, dengan program unggulan mencetak penghafal al-quran tersebut juga memiliki sekolah formal. Dalam keseharian menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris.
"Untuk sekolah kita menggunakan metode home schooling, bahkan para santri juga diajarkan tentang public speaking," kata Pengurus Pondok, Ustadzah Reni Citasari.
(Khafid Mardiyansyah)