Share

Penasihat Zelensky: 13.000 Tentara Ukraina Meninggal Sejak Awal Perang Melawan Rusia

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 02 Desember 2022 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 18 2719134 penasihat-zelensky-13-000-tentara-ukraina-meninggal-sejak-awal-perang-melawan-rusia-QHNUxsZoW2.jpg Ukraina catat 13.000 tentara meninggal akibat perang melawan Rusia (Foto: Reuters)

UKRAINAMykhailo Podolyak, penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, mengatakan antara 10.000 dan 13.000 tentara Ukraina meninggal dalam medan perang. Jumlah ini dihitung dari sejak awal invasi Rusia dilakukan pada Februari lalu.

Ukraina diketahui jarang memberikan jumlah korban meninggal akibat perang. Data yang dirlis Podolyak ini belum dikonfirmasi oleh militer negara itu.

Berbicara kepada outlet TV Ukraina Channel 24, Podolyak mengatakan Kyiv "secara terbuka membicarakan jumlah korban tewas".

"Kami memiliki evaluasi resmi oleh Staf Umum, evaluasi resmi oleh panglima [Tuan Zelensky], dan mereka berkisar antara 10.000 hingga 12.500-13.000 tewas," katanya.

 Baca juga: Sediakan 'Hotline' Khusus untuk Tentara Rusia yang Ingin Menyerahkan Diri, Ukraina Catat 100 Permintaan per Hari

Dia menambahkan bahwa jumlah warga sipil yang tewas bisa jadi "signifikan". BBC News telah mengidentifikasi sekitar 3.600 kematian warga sipil pada pertengahan Juni lalu. Angka tersebut sekarang cenderung jauh lebih tinggi.

Baca juga: Jaksa Agung Ukraina: Serangan Rusia Terhadap Jaringan Energi Sama Dengan Genosida

Podolyak juga menyatakan bahwa hingga 100.000 tentara Rusia telah tewas sejak invasi dimulai pada 24 Februari, dan 100.000 hingga 150.000 telah terluka, atau hilang atau tidak dapat kembali berperang.

Pada Juni lalu, dia mengatakan antara 100 dan 200 tentara Ukraina tewas setiap hari.

Bulan lalu, Jenderal paling senior Amerika Serikat (AS), Mark Milley, mengatakan sekitar 100.000 tentara Rusia dan 100.000 tentara Ukraina tewas atau terluka sejak awal perang.

Follow Berita Okezone di Google News

Dalam pidato video pada Rabu (30/11/2022), Ketua Komisi Uni Eropa (UE) Ursula Von der Leyen mengatakan bahwa 100.000 tentara Ukraina telah tewas. Namun juru bicara Komisi UE kemudian mengklarifikasi bahwa jumlah itu adalah kesalahan, dan angka tersebut merujuk pada mereka yang tewas dan terluka.

Sementara itu, layanan Rusia BBC telah menetapkan bahwa setidaknya 9.311 tentara Rusia dari semua tingkatan telah tewas sejak invasi pada 24 Februari lalu. Sedangkan jumlah korban tewas sebenarnya bisa lebih dari 18.600 orang.

Dalam perkembangan lain, militer Ukraina mengatakan Rusia menggunakan rudal berkemampuan nuklir tiruan untuk melemahkan pertahanan udara Ukraina.

Pakar militer Ukraina mengatakan Rusia menggunakan roket yang dirancang untuk penggunaan nuklir tanpa hulu ledak peledak. Hal ini mungkin karena negara tersebut telah menggunakan begitu banyak rudal lainnya dalam serangan besar-besaran terhadap infrastruktur Ukraina.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini