Share

Gegara Nonton dan Sebarkan Film Korsel, Korut Eksekusi Mati 3 Remaja

Rifqa Nisyardhana, Okezone · Selasa 06 Desember 2022 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 18 2721748 gegara-nonton-dan-sebarkan-film-korsel-korut-eksekusi-mati-3-remaja-LFNXc5EeP0.jpg Korut eksekusi mati 3 remaja karena menonton dan menyebarkan film Korsel (Foto: AP)

PYONGYANG - Korea Utara (Korut) telah mengeksekusi mati tiga remaja berusia sekitar 16 atau 17 tahun secara terbuka. Eksekusi ini  dilakukan di lapangan terbang Hyesan, Provinsi Ryanggang pada Oktober lalu.

Dua remaja di antaranya itu ditembak mati karena menonton dan menyebarkan film Korea Selatan. Sementara satu remaja lainnya karena membunuh ibu tirinya.

Baca juga: Dituduh Terkait dengan Dinas Intelijen Israel, Iran Eksekusi Mati 4 Orang

“Mereka mengatakan, 'Mereka yang menonton atau mendistribusikan film dan drama Korea Selatan, dan mereka yang mengganggu ketertiban sosial dengan membunuh orang lain, tidak akan diampuni dan akan dihukum hukuman mati maksimum,'” jelas warga kota Hyesan yang dikutip dari Radio Free Asia.

Dalam beberapa tahun terakhir, film, musik, dan acara TV dari Korea Selatan serta Barat telah menyelundup ke Korea Utara melalui USB flash drive dan kartu SD.

Baca juga: Belum Cukup Umur, Seorang Anak Ditolak Saksikan Eksekusi Mati Ayahnya

Penyelundup membawa media tersebut dari China dan kemudian disebarkan dari orang ke orang.

Korea Utara khawatir tentang budaya Korea Selatan yang dipandang dekaden dan anti-revolusioner tersebut menular ke generasi muda mereka.

Pihak berwenang pun sebelumnya pernah menyita ponsel dan memberikan hukuman keras kepada pelanggar.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Warga yang ketahuan menonton film asing pun akan dikirim ke pusat tenaga kerja disiplin. Jika ditangkap untuk kedua kalinya, mereka akan dikirim ke kamp kerja paksa pemasyarakatan selama lima tahun bersama orang tuanya.

Akan tetapi, jika mereka mendistribusikan atau menjual film dari Korea Selatan akan langsung menghadapi hukuman mati. Walaupun pelanggar masih berada di bawah umur.

Kedua remaja yang telah dieksekusi tersebut terjebak saat mereka hendak menjual drive ke pasar lokal.

Sebelumnya, pejabat Korea Utara telah menyebarkan mata-mata di antara masyarakat yang kemudian akan melaporkan penjual ke polisi. 

Penduduk di sana menjelaskan bahwa eksekusi mati seperti itu jarang terjadi di Korea Utara. Pihak berwenang biasanya akan menggunakan eksekusi untuk menakuti warga agar berperilaku seperti yang mereka inginkan.

Walaupun eksekusi mati remaja itu terjadi pada Oktober lalu, berita mengenai informasi tersebut baru muncul beberapa Minggu lalu. Hal ini membuat banyak warga ketakutan.

“Meskipun ada kontrol intensif dan tindakan keras untuk memberantas pemikiran dan budaya reaksioner, anak muda masih tertangkap diam-diam menonton film Korea Selatan. Jadi sekarang pihak berwenang memulai teror melalui eksekusi publik,” jelas salah satu penduduk Hyesan lainnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini