Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Agus Sujatno, Pelaku Bom Bunuh Diri Bandung yang Baru Keluar dari Lapas Nusakambangan

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 09 Desember 2022 |04:30 WIB
5 Fakta Agus Sujatno, Pelaku Bom Bunuh Diri Bandung yang Baru Keluar dari Lapas Nusakambangan
Ilustrasi (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu 7 Desember 2022. Seorang polisi gugur dalam peristiwa tersebut. Sementara 9 korban lainnya luka-luka.

Okezone merangkum 5 fakta terbaru soal bom bunuh diri di Polsek Asta Anyar:

1. Pelaku Agus Sujatno alias Agus Muslim

Pelaku Agus Sujatno alias Agus Muslim, eks napi terorisme yang baru bebas dari Lapas Kelas IIA Nusakambangan sejak Oktober 2021 lalu.

Adapun kronologi kejadian berawal saat anggota Polsek Astana Anyar melaksanakan apel pagi sekitar pukul 08.15 WIB. Tak lama kemudian, datang seorang pria yang teridentifikasi bernama Agus Sujatno alias Agus Muslim (34), mengendarai motor Suzuki Shogun warna biru berpelat nomor polisi (nopol) AD 5055 NS.

Pelaku memarkirkan motor di bahu jalan depan Mapolsek Astananyar. Di bagian depan motor pelaku terdapat ada stiker khas kelompok Jamaah Anshorut Daulah (JAD) warna hitam.

Baca juga: Wapres Tegaskan Terorisme Bukan Jihad, Haram!

Kemudian, kelompok lokal di Indonesia pendukung ISIS. Terdapat tulisan di kertas warna putih, “KUHP HUKUM syirik/kafir Perangi Para Penegak Hukum Setan QS 9:29). Itu tertempel di motornya di bagian depan. AS ini diketahui sebelumnya terlibat kasus Bom Panci Bandung sebagai perakit bom. Maret 2017.

Baca juga: Menag Mengutuk Keras Bom di Polsek Astana Anyar Bandung: Rugikan Banyak Pihak

2. Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Asta Anyar Bukan Pelaku Tunggal

Aparat kepolisian bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus melakukan pengembangan pascateror bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Rabu 8 12 Desember 2022.

Dari hasil identifikasi itu motif pelaku adalah kebencian terhadap aparat pemerintah dan polisi dengan tujuan korban angggota polisi sebanyak-banyaknya.

Diketahui dari hasil identifikasi polisi dengan BNPT pelaku diketahui bernama Agus Sujatno atau Agus Muslim.

"Adalah kebencian terhadap aparat pemerintah dan kepolisian. Aksi bom bunuh diri sengaja dilakukan di kantor polisi saat apel pagi dengan tujuan agar banyak anggota polisi yang menjadi korban," kata Deputi II BNPT Irjen Pol Ibnu Suhendra, Kamis (8/12/2022).

Ibnu menambahkan bahwa pelaku bom bunuh diri Polsek Asta Anyar bukan pelaku tunggal, melainkan jaringan kelompok Jamaah Anhsarul Daulah (JAD).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement