“Bersatu bermakna kolaboratif yang melibatkan partisipasi seluruh pihak dan berantas bermakna semangat, daya juang, dan kebangkitan, serta tidak permisif terhadap korupsi,” katanya.
Karena sesungguhnya, kata Firli, para penggagas Negara sepakat untuk melindungi segenap, mencerdaskan, alinea 4 pokoknya. “Inilah cita-cita luhur pendiri bangsa untuk kita wujudkan, tetapi ini sulit dicapai apabila persolaan kebangsaan tidak diselesaikan yaitu korupsi,” katanya.
“Oleh karena itu, korupsi tidak hanya sekadar kejahatan yang merugikan perekonomian Negara, tetapi merampas hak-hak rakyat,” tegasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.