SEMARANG - Seorang pria ditemukan tewas tergantung di kamar tidur rumah tinggalnya di Jalan Damarwulan I, RT001/RW005, Kelurahan Karanganyu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Rabu (14/12/2022) sekira pukul 05.00 WIB. Pria itu bernama Akhmad Subkhan (28), kelahiran Grobogan.
Informasi yang dihimpun, sebelum gantung diri, Subkhan itu bertengkar dengan Yulia Kristianingsih seorang perempuan yang tak lain istri sirinya. Kondisinya sedang hamil 9 bulan. Subkhan saat bertengkar mengambil pisau dapur, menusuk perut istrinya hingga ususnya terburai keluar. Insiden penusukan itu terjadi pada malam hari.
Istri Subkhan itu kemudian lari ke luar kamar minta tolong ibunya bernama Muslihah (50) dan adik korban bernama Linawati. Ketika itu mereka berada di lantai bawah. Mereka kemudian bergegas ke RS Panti Wilasa Semarang untuk mendapatkan pertolongan medis, sekaligus operasi cesar hamil tuanya itu karena mendapat luka tusukan pisau.
BACA JUGA:Breaking News! Penusukan Brutal Terjadi di Wisma Kemala Bhayangkari Polda Kalteng, 4 Orang Diamankan
Setelah ditangani pihak rumah sakit, mereka berdua kembali ke rumah, sekira pukul 05.00 WIB. Namun, betapa terkejutnya karena melihat Subkhan sudah dalam posisi tergantung dalam kamar menggunakan tali rafia warna hijau yang diikatkan di kayu plafon. Ketinggiannya sekira 2,5 meter.
Muslihah kaget berteriak minta tolong. Beberapa warga datang menolong dan menurunkan Subkhan yang sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jenazahnya digotong ke kamar bawah karena posisi tangga di sana sempit.
“Malam sebelumnya memang (Subkhan) mencoba melakukan penusukan kepada istri yang saat itu sedang hamil 9 bulan di area perut. Dugaan Pasal 351 ayat (3) KUHP,” kata Kapolsek Semarang Barat, Kompol Dicky Hermansyah.
BACA JUGA:Kapolres Jakpus Bentuk Tiga Timsus Lanjutkan Pencarian Pelaku Penusukan Ojol di Tanah Abang