Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Hari Dirawat di RS Polri, Nafsu Makan Malika Mulai Bertambah

Muhammad Farhan , Jurnalis-Kamis, 05 Januari 2023 |17:18 WIB
3 Hari Dirawat di RS Polri, Nafsu Makan Malika Mulai Bertambah
RS Polri (Foto: M Farhan)
A
A
A

JAKARTA - Anak perempuan yang menjadi korban penculikan oleh pemulung di Jakarta Pusat, Malika (6), kini telah menjalani tiga hari perawatan dan visum psikiatrikum di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati. Malika kini diketahui kondisinya semakin baik bahkan nafsu makannya meningkat.

Demikian disampaikan Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Hariyanto.

Hariyanto menuturkan, kondisi Malika secara fungsi cukup sehat, fisiknya juga semakin membaik.

"Nafsu makannya juga sudah baik, sangat baik. Jadi kita berikan yang dia minta, salah satunya ayam goreng KFC. Alhamdulillah disini (RS Polri) juga tersedia," ujar Hariyanto di loby RS Polri, Kamis (5/1/2023).

BACA JUGA: Penculik Malika Terancam 15 Tahun Penjara 

Kendati demikian, Hariyanto mengungkapkan, Malika masih membutuhkan perawatan lebih lanjut di RS Polri. Hal ini dikarenakan, sambung Hariyanto, lantaran kondisi psikisnya masih memerlukan pemulihan.

"Oh iya jadi sebenarnya nginap di sini ini dalam rangka untuk pemeriksaan psikologisnya, psikisnya sama untuk fisiknya. Fisiknya setelah dihitung gizinya oleh spesialis berat badanya perlu dinaikan sekitar 3-4 kilo lagi," ujarnya.

BACA JUGA:Malika Korban Penculikan, Juga Dieksploitasi Secara Ekonomi dengan Memulung 

Oleh sebab itu, Hariyanto mengaku perkembangan Malika dalam pola makan dan komunikasinya, menjadi tolak ukur kondisinya yang membaik sementara. Saat ini, pihaknya berfokus pada menaikkan berat badan Malika dan pemulihan psikisnya.

"Berat badannya naik tidak harus empat kilogram, tapi dua sampai tiga kilogram targetnya. Jadi tidak perlu berbulan-bulan itu, mungkin dua Minggu," kata Hariyanto.

Sekadar informasi, polisi telah berhasil menangkap penculik Malika (6), bocah yang dilarikan pemulung dengan bajaj di Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Gunarto mengatakan, pihaknya berhasil menangkap pelaku di Jalan KH Wahid Hasyim, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Gunarto melanjutkan, pihaknya berhasil mengamankan pelaku dengan nama lengkap Iwan Sumarno bersama M yang sedang memulung di kawasan tersebut.

Malika juga diketahui mendapatkan perlakuan kasar dari pelaku Iwan Sumarno (42). Korban mendapatkan perlakuan kasar tersebut ketika menolak perintah pelaku.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, Iwan menendang atau menyentil korban jika menolak perintah. "Agar mau memulung dia disentil dan ditendang," ucap dia kepada wartawan, Selasa 3 Januari 2023.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement