JAKARTA - Usai melakukan pembersihan rumah mewah terbengkalai milik Ibu Eny dan Tiko, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur melakukan penyemprotan disinfektan di rumah tersebut.
Rumah milik Tiko yang beralamat di Komplek PLN Jalan Peron No. 48 RT 006/RW 02, Jatinegara, Cakung, diketahui viral lantaran terbengkalai belasan tahun hingga tidak terawat dan kumuh.
BACA JUGA: Tiko Kerap Jual Barang Mahal Miliknya untuk Menyambung Hidup Bersama Ibunda
Menurut Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, kegiatan penyemprotan disinfektan kali ini dilakukan guna pencegahan pasca pandemi Covid-19 yang usai. Menurutnya, disinfektan disemprotkan agar membuat rumah tersebut aman dari sebaran virus Covid-19 bagi warga sekitar.
"Berdasarkan perintah Kepala Dinas Gulkarmat, penyemprotan disinfektan ini dilakukan agar aman bagi siapapun warga yang lalu lalang di sekitar sini, maupun hendak berkunjung ke rumah ini," ujar Gatot di lokasi, Kamis (5/1/2023).
Menurut Gatot, jajarannya diterjunkan sejumlah enam personel dengan empat alat penyemprot (sprayer). Ia menambahkan, tercatat dua liter disinfektan telah disemprotkan di rumah mewah tersebut.
"Kami semprotkan di seluruh ruangan, baik kamar di lantai atas maupun bawah. Pagar dan halaman depan juga sudah kita semprotkan," ujar Gatot.
BACA JUGA:Ibu Tiko Kerap Tolak Bansos Meski Hidup Memprihatinkan, Lurah: Dulu Orang Berada
Gatot mengungkapkan, kegiatan penyemprotan berlangsung sekitar 40 menit lebih. Dia mengungkapkan, proses penyemprotan berlangsung lancar dan tidak menemui kendala.
"Mulai awal persiapan sekira pukul 12.30 WIB, dan telah dinyatakan selesai pada pukul 13.05 WIB," katanya.
Untuk diketahui, Kisah Pulung Mustika Abima alias Tiko (23) menarik simpati publik. Hal ini lantaran ia selama 12 tahun merawat ibunya yang mengalami gangguan jiwa di rumah mewah terbengkalai tanpa air dan listrik.
Dalam pantauan MNC Portal di lokasi, pada Kamis (5/1/2023) siang, rumah megah yang jadi tempat Tiko merawat ibunya, yakni Eny Sukaesih (58) mendadak menjadi tempat rekreasi.
Terlihat, rumah yang dulunya porak-poranda dipenuhi sampah hingga semak belukar kini menjadi cukup leluasa untuk dikunjungi. Meskipun, lumut hingga kerak lumpur masih menguasai rumah mewah tersebut.
Akibat viralnya video rumah Tiko, membuat masyarakat berbondong-bondong menilik keadaan rumah tersebut. Mereka, datang berkunjung akibat penasaran dan jaraknya yang masih mudah dijangkau.
Kondisi kian memprihatinkan, sebab rumah mewah yang terdiri dari dua lantai itu tidak dialiri listrik selama lebih dari 10 tahun. Sehingga, Tiko merawat ibunya yang ODGJ dengan kondisi rumah berserakan sampah dan gelap.
Tak hanya itu, dengan viralnya rumah terbengkalai tanpa listrik di Kompleks PLN RT 6 RW 2, Cakung, Jakarta Timur itu, kerap menimbulkan pertanyaan publik terkait bagaimana keadaan tetangganya. Hal ini, langsung dijawab oleh Ibu RT yakni Ina Sunarsih.
Menurut Ina, warga setempat begitu peduli dengan Tiko yang ikhlas merawat ibunya. Namun, bantuan dari warga terus mendapat penolakan dari ibu Tiko karena masih merasa dirinya orang berada.
"Memang ada penolakan, soalnya kan sempat dari warga banyak lah bantuan buat mamahnya Tiko ya, bantuan dari warga. tapi, karena interaksi mamahnya itu susah. Maksudnya itu tanggapannya kalau kita dateng itu seperti musuh jadi kaya marah marah, akhirnya warga dengan sendirinya lost, gitu," ujar Ina di kepada MPI.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.