BOGOR - Keluarga dari ayah Tiko, Herman Moedji Susanto berharap, agar kisah yang sudah tersebar di masyarakat tidak diteruskan. Sebab, apa yang diceritakan oleh Tiko tidak semuanya sesuai fakta.
Hal tersebut disampaikan oleh cucu pertama ayah Tiko bernama Ika dalam klarifikasinya melalui sambung telepon dalam channel Youtube Pratiwi Noviyanthi.
"Seandainya mungkin beritanya memang benar, kita tidak akan sejauh ini mau ngotak ngatik si Tiko, yang kita punya urusan ini dia sudah menceritakan hak yang tidak benar gitu aja. Keluarga besar keberatan," kata Ika yang dikutip MNC Portal.
BACA JUGA:Rumahnya Kini Ditutup untuk Publik, Tiko Pasang Permohonan Maaf di Pagar
Kata dia, Tiko seolah memahami betul kisah atau kondisi sebenarnya antara kakeknya, Herman dengan ibunda Tiko. Padahal, umur Tiko ketika itu masih kecil sehingga belum mengetahui kejadian sebenarnya.
"Seakan dia (Tiko) tahu semuanya, padahal masih kecil masih SD," cetusnya.
Karena itu, keluarga besar dari ayah Tiko berharap agar cerita yang beredar tidak kembali muncul ke permukaan. Sebab, cerita tersebut tidak sepenuhnya benar dilakukan oleh Herman kepada Tiko dan ibunya.
"Tidak terima dengan cerita-cerita yang dia sebarkan sekarang ini, minta tolong diperbaiki dijelaskan kembali apa yang sebenarya itu saja yang ingin saya sampaikan ke Tiko. Yang penting tidak membuat statemen-statmen yang tidak baik lagi, yang di luar jalan cerita itu yang kita ndak suka," harapnya.
BACA JUGA:Tiko Sudah Berdamai Usai Dapat Ancaman dari Keluarga Sang Ayah
Di samping itu, keluarganya merasa senang kehidupan Tiko sudah mulai membaik. Dimungkinkan, ke depan keluarga besar Herman akan berkomunikasi dengan Tiko baik bertemu atau melalui telepon.
"Mendapat hal-hal gitu (rezeki) kita ikut senang yang tadinya hidup susah dan sekarang mendapat kebaikan ya Alhamdulillah, kita ikut senang. Tapi tolonglah diperbaiki jangan bilang ayah saya meninggalkan, malah ibu kamu yang menyuruh ayah saya keluar dari rumah harusnya begitu, memberikan berita yang benar ya semoga berubah," pungkasnya.
Sekadar diketahui, Tiko sempat merawat sang ibu yang diduga mengalami depresi selama 12 tahun di rumah mewahnya yang terbengkalai tersebut.
Eny diduga mengalami depresi sejak ditinggalkan oleh suaminya pada 2010. Sementara untuk bertahan hidup di rumah tanpa air dan listrik, Tiko dan Ibunya menadah air hujan untuk mandi dan masak.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.