Jumlah korban diperkirakan akan meningkat saat tim penyelamat menyisir reruntuhan.
"Satu-satunya cara untuk menghentikan terorisme Rusia adalah mengalahkannya dengan tank, jet tempur, dan rudal jarak jauh," tulis Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di media sosial tentang serangan itu.
Ukraina baru-baru ini memperbaharui seruan untuk jet tempur untuk membantu melindungi dirinya dari serangan udara setelah Jerman, Amerika Serikat (AS) dan Inggris setuju untuk mengirimkan tank kepada mereka.
Sebelumnya, pada Senin (30/1/2023), Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg memperingatkan bahwa tidak ada indikasi bahwa Putin telah membatasi tujuan militernya untuk merebut wilayah timur Ukraina.
“Bahwa mereka secara aktif memperoleh senjata baru, lebih banyak amunisi, meningkatkan produksi mereka sendiri, tetapi juga memperoleh lebih banyak senjata dari negara otoriter lain seperti Iran dan Korea Utara,” terangnya.
“Dan yang terpenting, kami tidak melihat tanda-tanda bahwa Presiden Putin telah mengubah tujuan keseluruhan invasi ini – yaitu untuk mengendalikan negara tetangga, untuk mengendalikan Ukraina. Jadi selama ini kasusnya, kami harus siap menghadapi jangka panjang,” lanjutnya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.