Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kala Prajurit Kopassus Dipindah ke Kostrad, Tangisan Pecah dan Tarub Sampai Berlutut

Rifqa Nisyardhana , Jurnalis-Jum'at, 03 Februari 2023 |07:32 WIB
Kala Prajurit Kopassus Dipindah ke Kostrad, Tangisan Pecah dan Tarub Sampai Berlutut
Pergantian baret merah ke baret hidup oleh KSAD Letjen TNI Try Sutrisno pada 27 November 1986. (Foto: Buku Kopassus untuk Indonesia)
A
A
A

Anggota Kopassus kembali menjalani ujian di medan berat untuk diukur kemampuan fisik, mental, dan kecerdasannya. Tes dilakukan satu-satu dan didampingi psikiater. Latihan patroli malam hari juga dilakukan.

Hari pertama hasil masih bagus. Hari kedua mulai ada yang mengantuk. Hari ketiga lebih banyak lagi yang mengantuk dan prajurit Kopassus yang diseleksi diminta tidur sendiri-sendiri.

Mereka diberi tahu akan kembali berangkat pukul 03.00 dini hari. Ada yang bangun, tapi ada juga yang terus tidur sampai seharian. Tes ini untuk mengukur tanggung jawab para prajurit.

Hasilnya, hanya sekitar 2.500 orang yang lulus setelah melewati berbagai tes selama seminggu. Mereka yang lulus tentu saja tetap boleh mengenakan baret merah dan tinggal di Jakarta. Sementara yang tidak lulus ditempatkan dalam kesatuan baret hijau Kostrad.

"Saya rasanya mau menangis, karena banyak orang yang baru masuk Kopassus harus keluar," ucap Sintong kala itu.

Bahkan pergantian baret tersebut juga sempat menimbulkan aksi protes dari mereka yang tidak lolos. Bahkan salah satu bentuk protesnya adalah dengan melepaskan sejumlah tembakan. Ada beberapa prajurit yang kemudian berurusan dengan Polisi Militer akibat aksi protesnya itu.

Upacara pergantian baret dilaksanakan di kesatrian Kariango. Proses itu amat mengharukan. Pada waktu acara timbang terima, semua berdiri mengenakan baret merah. Setelah upacara, semua bergantian menundukkan kepala, mengambil baret hijau dan menggantikan baret merah yang dipakai.

"Saya sedih sekali. Anak-anak buah ini betul-betul saya sayangi. Tetapi, negara mengatakan ini harus dilaksanakan. Ini kan orang orang baik semua," ucap mantan Komandan Kopassus itu lirih.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement