Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Waspada! 21 Wilayah Berpotensi Alami Bencana Tanah Longsor di Februari 2023

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Jum'at, 03 Februari 2023 |23:45 WIB
Waspada! 21 Wilayah Berpotensi Alami Bencana Tanah Longsor di Februari 2023
Ilustrasi/ Doc: BPBD
A
A
A

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mengungkap 21 wilayah berpotensi mengalami bencana tanah longsor pada Februari 2023. Prakiraan bencana longsor ini diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI, Isnawa Adji dalam keterangannya, Jumat (3/2/2023).

 BACA JUGA:Kuras Uang Korban Ganjal Mesin ATM Rp60 Juta, Pelaku Diringkus

Menurut informasi dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), beberapa daerah di Provinsi DKI Jakarta berada di Zona Menengah-Tinggi, yaitu:

1. Jakarta Barat, meliputi wilayah Kecamatan Kembangan.

1. Jakarta Pusat, meliputi wilayah Kecamatan Menteng.

2. Jakarta Selatan, meliputi wilayah Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, Pesanggrahan, dan Tebet.

3. Jakarta Timur, meliputi wilayah Kecamatan Cakung, Cipayung, Ciracas, Duren Sawit, Jatinegara, Kramatjati, Makasar, Matraman, Pasar Rebo, dan Pulo Gadung.

 BACA JUGA:KPU, Bawaslu, dan Parpol di Jakut Samakan Persepsi Terkait Tahapan Pemilu 2024

"Pada Zona Menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Sementara pada Zona Tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali," ucap Isnawa.

Lebih lanjut, Isnawa memerintahkan jajaran BPBD, lurah, camat dan masyarakat untuk tetap mengantisipasi potensi gerakan tanah saat curah hujan tinggi.

"Untuk itu, kepada lurah, camat, dan masyarakat diimbau untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal," tuturnya.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement