Madih menegaskan, bahwa Kapolres Jakarta Timur telah memberikan atensi atas kasus yang tengah dialaminya. Pihaknya pun bersimpati terhadap Kapolres Jakarta Timur.
"Beliau menanya, tapi jangan dijawab sekarang sama beliau, beliau orang baik, jangan dijawab sekarang karena keadaanya masih emosi. Nanti Pak Madih saya mau ke tanah suci mau umroh, nanti saya doakan semoga urusan Pak Madih sukses," tutur Madih.
"Yang keduanya mudah-mudahan Pak Madih jangan mengundurkan diri," tambahnya.
Bripka Madih mengaku menjadi korban pemerasan dari oknum penyidik di Polda Metro Jaya. Hal tersebut terjadi saat dirinya melaporkan kasus penyerobotan tanah milik orangtuanya.
“Saya ini pelapor, ingin melaporkan penyerobotan tanah milik orangtua ke Polda Metro Jaya. Oknum penyidik itu minta langsung ke saya, sesama anggota polisi, dia berucap minta uang Rp100 juta. Saya kecewa,” kata Madih dikutip dari akun @jktnewss di Instagram pada Kamis, 2 Februari 2023.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.