JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono melakukan sejumlah rotasi Perwira Tinggi (Pati) TNI. Salah satu yang dirotasi adalah Brigjen TNI Indra Heri yang sebelumnya Komandan Korem (Danrem) 181/Praja Vira Tama, kini menjabat Danpusdikif Pussenif.
(Baca juga: Anton Gobay Penghianat Bangsa karena Pasok Senjata untuk KKB, Jenderal Kopassus Ini Bereaksi)
Saat menjabat Danrem 181/Praja Vira Tama, Brigjen Indra Heri pernah terlibat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) teroris di Kampung Kamat, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Minggu, 5 September 2021.
Kejadian bermula saat rombongan Danrem sedang menuju ke Kisor untuk meninjau Pos Koramil yang diserang KKB teroris.
Diketahui, Pusdikif Pussenif merupakan singkatan dari Pusat Pendidikan Infanteri dan Pusat Kesenjataan Infanteri. Ini merupakan badan pelaksana Kodiklatad yang berkedudukan langsung di bawah Dankodiklatad.
"Di bidang menyelenggarakan pembinaan kesenjataan infanteri, pendidikan, latihan, penelitian dan Pengembangan Infanteri di lingkungan Angkatan Darat dalam rangka mendukung tugas pokok Kodiklat TNI AD. Sebelum seperti saat ini Pussenif mengalami perkembangan panjang dalam keorganisasiannya," dikutip pussenif mil id, Senin (6/2/2023).
Pusdikif sendiri merupakan lembaga pendidikan prajurit terbaik sebagai suatu tempat membekali para prajurit pengetahuan taktik dan teknik bertempur. "Agar mampu menjadi pemimpin, pelatih, dan prajurit infanteri yang mampu bertempur," tulisnya.
Dari data sejarah, Surat keputusan Men/Pangad Nomor Kep/826/VI/1962 tanggal 20 Juni 1962 menjadi dasar lahir Pusat Pendidikan Infanteri yang merupakan bagian dari Pussenif.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.