Dalam kesempatan itu, Revi menekankan bahwa Giorgio telah menunjukkan sikap kooperatifnya dengan mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan. Bahkan, kata Revi, kedatangan Giorgio ke Polres Jakarta Selatan dilakukan sebelum adanya surat panggilan.
"Klien kami langsung datang dengan itikad baik tanpa adanya panggilan dari pihak kepolisian dengan membawa senjata plastik dan pedang anggar yang terekam dalam video viral di Senopati. Klien Kami juga telah menyerahkan kendaraan mobil Fortuner yang merupakan kendaraan operasional kantor tempat klien kami bekerja," bebernya.
Saat ini, kata Revi, Giorgio masih terus menjalani proses pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Revi pun menjelaskan awal mula peristiwa gesekan yang terjadi antara kliennya dengan pengendara mobil Brio di Senopati.
"Jadi awalnya, mobil Fortuner masuk dari Jalan Gunawarman menuju Jalan Senopati ke arah Patung Pemuda. Klien kami tidak menyetir melawan arus melainkan jalan tersebut dua arah," beber Revi.