PALESTINA - Warga yang cemas masih menuntut jawaban 12 hari setelah kereta api yang membawa bahan kimia beracun tergelincir di kota kecil Palestina Timur di Ohio.
"Sekarang keadaannya cukup dramatis," kata James Figley, yang tinggal hanya beberapa blok dari lokasi penggelinciran.
"Seluruh kota gempar,” lanjutnya, dikutip BBC.
BACA JUGA: Kereta Api Sancaka Tabrak Truk Pengangkut Mobil, Sejumlah Jadwal Perjalanan Terganggu
Figley, seorang desainer grafis berusia 63 tahun, sedang duduk di sofa pada malam tanggal 3 Februari lalu ketika dia mendengar suara mengerikan dari logam yang berhenti. Dia dan istrinya masuk ke dalam mobil untuk menyelidiki, dan menemukan pemandangan yang mengerikan.
BACA JUGA: 3 Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kereta di Indonesia, Salah Satunya Human Error
"Ada serangkaian ledakan, terus berlanjut, dan baunya semakin menghebohkan," terangnya.
"Jika Anda pernah membakar plastik di halaman belakang Anda, dan melihat asap hitam, itu dia asapnya,” katanya.
"Warnanya hitam, hanya hitam. Bisa dibilang itu bau kimia. Membakar matamu. Ini bisa menjadi sangat buruk jika kamu melawan arah angin,” lanjutnya.
Kebakaran pun terjadi akibat kecelakaan itu, membuat panik warga yang tinggal hanya beberapa blok jauhnya.