Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kereta Api Angkut Bahan Kimia Beracun Tergelincir, Warga Takut dan Cemas

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 16 Februari 2023 |13:06 WIB
Kereta Api Angkut Bahan Kimia Beracun Tergelincir, Warga Takut dan Cemas
Kereta api angkut bahan kimia beracun tergelincir di Palestina (Foto: Reuters)
A
A
A

PALESTINA - Warga yang cemas masih menuntut jawaban 12 hari setelah kereta api yang membawa bahan kimia beracun tergelincir di kota kecil Palestina Timur di Ohio.

"Sekarang keadaannya cukup dramatis," kata James Figley, yang tinggal hanya beberapa blok dari lokasi penggelinciran.

"Seluruh kota gempar,” lanjutnya, dikutip BBC.

BACA JUGA:  Kereta Api Sancaka Tabrak Truk Pengangkut Mobil, Sejumlah Jadwal Perjalanan Terganggu

Figley, seorang desainer grafis berusia 63 tahun, sedang duduk di sofa pada malam tanggal 3 Februari lalu ketika dia mendengar suara mengerikan dari logam yang berhenti. Dia dan istrinya masuk ke dalam mobil untuk menyelidiki, dan menemukan pemandangan yang mengerikan.

 BACA JUGA: 3 Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kereta di Indonesia, Salah Satunya Human Error

"Ada serangkaian ledakan, terus berlanjut, dan baunya semakin menghebohkan," terangnya.

"Jika Anda pernah membakar plastik di halaman belakang Anda, dan melihat asap hitam, itu dia asapnya,” katanya.

"Warnanya hitam, hanya hitam. Bisa dibilang itu bau kimia. Membakar matamu. Ini bisa menjadi sangat buruk jika kamu melawan arah angin,” lanjutnya.

Kebakaran pun terjadi akibat kecelakaan itu, membuat panik warga yang tinggal hanya beberapa blok jauhnya.

"Terlalu banyak yang tidak kita ketahui," ujarnya.

Beberapa hari kemudian, tiang asap beracun menjulang tinggi di atas kota, saat para pejabat membakar bahan kimia berbahaya yang dikenal sebagai vinil klorida sebelum meledak.

Selama beberapa hari berikutnya, ikan mati muncul di anak sungai. Jumlahnya mencapai ribuan. Hal ini kemudian dikonfirmasi oleh para pejabat. Orang-orang di sekitar mengatakan kepada media lokal bahwa ayam mereka mati mendadak, rubah mereka panik, dan hewan peliharaan mereka jatuh sakit. Warga mengeluh sakit kepala, mata panas dan sakit tenggorokan.

Gubernur Mike DeWine mengatakan pada Rabu (15/2/2023) bahwa meskipun kualitas udara di kota itu aman, penduduk di dekat lokasi tumpahan racun harus minum air kemasan sebagai tindakan pencegahan. Pejabat negara bagian dan federal telah meyakinkan penduduk bahwa mereka telah memindahkan tanah yang terkontaminasi dari lokasi tersebut, dan kualitas udara serta air kota sekarang normal.

Pejabat telah memberikan beberapa detail tentang kereta Norfolk Southern yang tergelincir pada 3 Februari lalu dalam perjalanan ke Pennsylvania.

DeWine pada konferensi pers pada Selasa (14/2/2023) mengatakan kereta tersebut mengangkut sekitar 150 gerbong barang, 50 di antaranya terkena kecelakaan itu. Sekitar 10 di antaranya membawa bahan yang berpotensi beracun. 

Penyebab pasti penggelinciran belum ditentukan oleh Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS. Namun mereka mengatakan bahwa itu mungkin terkait dengan masalah mekanis pada salah satu as roda gerbong.

Gerbong-gerbong itu membawa, antara lain, vinil klorida, gas berbahaya tidak berwarna yang digunakan untuk membuat plastik PVC dan produk vinil.

Vinil klorida juga dikenal sebagai karsinogen. Paparan akut terhadap bahan kimia tersebut terkait dengan pusing, kantuk, dan sakit kepala, sedangkan paparan yang terlalu lama dapat menyebabkan kerusakan hati dan bentuk kanker hati yang langka.

Pada 6 Februari lalu, setelah mengevakuasi area sekitar, petugas melakukan pembakaran vinil klorida yang terkendali. Pakar federal, negara bagian dan kereta api menyimpulkan itu akan lebih aman daripada membiarkan material meledak dan mengirim pecahan peluru terbang ke seluruh kota.

DeWine menyebutnya sebagai pilihan antara "dua pilihan buruk".

Putusnya informasi atau komunikasi antara apa yang dilaporkan beberapa warga, dan jaminan yang terus dikeluarkan pejabat, telah menyebabkan kebingungan dan ketakutan di Palestina Timur. Sementara itu, beberapa ahli lingkungan dan kesehatan telah mempertanyakan apakah situs tersebut benar-benar aman.

Warganet pun riuh di media sosial mengklaim bahwa pejabat tidak menceritakan keseluruhan cerita kepada penduduk, meskipun pejabat pemerintah sering memperbarui dan marah pada perusahaan kereta api.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement