JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi tiga Bibit Siklon Tropis yang mengepung wilayah Indonesia yakni Bibit Siklon Tropis 92S, 93S, dan 99W.
BMKG pun meminta agar masyarakat mewaspadai dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia dari tiga Bibit Siklon Tropis tersebut.
BMKG mengatakan Bibit Siklon Tropis 92S terpantau di Samudera Hindia, dengan kecepatan angin maksimum 15 knot dan tekanan udara minimum sebesar 1005.6 mb bergerak ke arah Barat.
Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 93S terpantau di Samudera Hindia, dengan kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan udara minimum sebesar 1001.7 mb bergerak ke arah Barat.
“Dan Bibit Siklon Tropis 99W terpantau di sebelah Timur Filipina, dengan kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan udara minimum sebesar 1007 mb bergerak ke arah Barat Laut,” ungkap BMKG lewat akun media sosial resminya, Minggu (19/2/2023).
Berikut dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia dalam 24 jam kedepan:
Bibit Siklon Tropis 93S
Gelombang Laut Tinggi 1.25-2.5 meter:
- Perairan barat Aceh hingga Kep. Mentawai -Perairan P. Enggano-Bengkulu
- Perairan barat Lampung
- Selat Sunda bagian barat & selatan
- Samudra Hindia barat Sumatera
Bibit Siklon Tropis 92S
Gelombang Laut Tinggi 1.25-2.5 meter:
- Perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah -Selat Bali, Selat Lombok, & Selat Alas bagian selatan
- Perairan selatan Bali hingga P. Sumba
- Samudra Hindia selatan Banten
- Samudra Hindia selatan NTT