Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Puluhan Murid Yayasan di Bogor Keracunan Usai Makan Es Doger dan Pizza

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Senin, 20 Februari 2023 |20:17 WIB
Puluhan Murid Yayasan di Bogor Keracunan Usai Makan Es Doger dan Pizza
A
A
A

BOGOR - Puluhan murid Yayasan Marsudirini di wilayah Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor diduga mengalami keracunan makanan. Beberapa diantaranya masih menjalani perawatan.

Kapolsek Kemang Kompol Ari Trisnawati mengatakan sejauh ini tercatat ada 55 murid yang mengalami gejala keracunan pagi tadi. Mereka mengeluhkan gejala yang sama yakni pusing dan mual-mual.

"Dibawa ke RS Sentosa dengan bus sekolah," kata Ari dalam keterangannya, Senin (20/2/2023).

Berdasarkan keterangan rumah sakit, dari jumlah tersebut 20 murid mengalami gejala ringan dan 33 murid gejala sedang. Sisanya, mengalami gejala berat dan masih mendapatkan perawatan medis.

"Siswa yang selesai perawatan dan dinyatakan bisa kembali diperbolehkan pulang," ungkapnya.

Sementara itu, Penanggungjawab Yayasan Marsudirini Perwakilan Bogor Helena mengatakan puluhan muridnya itu diduga keracunan usai menyantap beberapa menu makanan dalam kegiatan di asrama pada Sabtu 18 Februari 2023.

"Jadi anak-anak mengonsumsi shabu-shabu, malamnya dapat es doger yang kami pesan dan ada yang memberi pizza dan lainnya," ucap Helena.

Para murid mulai mengeluhkan gejala pusing dan mual pada Minggu 19 Februari 2023 malam. Hingga akhirnya, pagi tadi jumlahnya terus bertambah.

"Awalnya anak yang mual sekitar tujuh anak dan kami tangani diberikan susu dulu. Tadi pagi nambah jumlah murid yang mengalami mual langsung membawa ke rumah sakit untuk penanganannya," ungkapnya.

Dari 91 murid yang mengikuti kegiatan, total ada 55 diantaranya yang mengalami gejala keracunan. Saat ini, mereka sudah ditangani dan hanya tersisa tiga murid yang masih dalam perawatan rumah sakit.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement