Panik karena sudah di pukul, kemudian anaknya menenangkan dirinya keluar kelas. Dan saat kembali lagi masuk ke dalam kelas, pelipis mata sebelah kanannya terasa sakit.
"Kata anak saya, terlapor itu malah mengejarnya dan langsung memiting lehernya dengan tangan kanan," jelasnya.
Aksi terlapor pun akhirnya berhasil dilerai oleh guru lain yang melihat peristiwa itu. Sedangkan anak korban yang mengalami luka lebam di pelipis mata sebelah kanan langsung pulang ke rumah.
"Saya awalnya tidak mengetahui kejadian itu, saya tahunya dari ibu teman anak saya. Mengetahui anak saya menjadi korban penganiayaan, saya langsung memanggil anak saya. Ketika saya tanya, anak saya mengakui sudah dianiaya oleh guru itu. Saya lihat pelipis mata sebelah kanannya lebam dan langsung saya bawa berobat ke RS Muhammadiyah Palembang," jelasnya.
Setelah peristiwa tersebut, sambung Lia, hingga kini keadaan anaknya seperti terlihat trauma.