3. Agresi Militer Belanda I
Lepas dari penjajahan bukan berarti masyarakat Indonesia bisa langsung hidup tenang. Nyatanya, Belanda masih berniat menguasai Indonesia. Belanda bahkan melakukan agresi militer dengan menyerang wilayah Jawa dan Sumatera pada 21 Juli hingga 5 Agustus 1947. Di daerah Sumatera sendiri, agresi dilakukan tepat pada hari ketiga puasa. Aksi penyerangan tersebut dimulai pada pagi hari hingga berakhirnya waktu sahur.
Tujuan utama Belanda menyerang Indonesia adalah keinginan untuk kembali merebut wilayah perkebunan dan sumber daya alam di Tanah Air. Bagi Belanda, agresi ini adalah sebuah tindakan polisionil dan menyatakannya sebagai urusan dalam negeri. Dengan begitu, Belanda bisa mengelabui dunia internasional.
4. Aksi 22 Mei 2019
Masyarakat dihebohkan dengan aksi demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi pada 22 Mei 2019. Para demonstran berkumpul dan menyuarakan penolakannya atas hasil perhitungan suara pemilu oleh Komis Pemilihan Umum (KPU). Kala itu, perhitungan suara menunjukkan kemenangan ada di kubu pasangan Jokowi-K.H Ma’ruf Amin. Sementara, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno harus menelan kekalahan. Kerusuhan lantas pecah di depan kantor Bawaslu, Jakarta Pusat. Bentrokan antara massa dan aparat kepolisian pun tidak dapat dihindarkan. (diolah dari berbagai sumber/Ajeng Wirachmi/Litbang MPI)
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.